Indonesia Optimistis Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Metro

Jum'at, 30 September 2022 | 18:36 WIB
Indonesia Optimistis Jadi Pusat Industri Halal Dunia
Webinar Halal Value Chain Traceability (Kemenag)

Metro, Suara.com- Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama  (Kemenag) Muhammad Aqil Irham  optimistis Indonesia dapat mewujudkan cita-cita untuk menjadi pusat industri halal dunia.

Keyakinan tersebut disampaikan Muhammad Aqil Irham saat mejadi narasumber webinar Halal Value Chain Traceability yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI). 

"Saat ini Indonesia menduduki posisi kedua dalam industri makanan dan minuman halal. Nomor satunya masih Malaysia," ungkap Aqil Irham, Jumat (30/9/2022). 

Fakta ini mendorong pemerintah Indonesia semakin optimistis dengan cita-cita menjadi pusat halal dunia.

"Sebelumnya Indonesia selalu dalam posisi 10 sampai 15 besar. Namun saat ini Indonesia dapat mengalahkan banyak negara, termasuk Uni Emirat Arab (UEA) dan Singapura. Ini kemajuan yang baik," kata Aqil. 

"Selanjutnya, menjadi tugas Indonesia untuk menjadi pusat halal dunia di tahun 2024," imbuhnya. 

Menurut Aqil, saat ini sudah banyak negara yang sadar akan pentingnya produk bersertifikat halal. Bahkan kesadaran ini banyak muncul di negara-negara sekuler. "Mereka tidak begitu peduli dengan agama, namun dalam hal produk halal, mereka begitu antusias," ujar Aqil. 

Negara-negara ini menurut Aqil ingin mengetahui regulasi yang ada di Indonesia dan begitu aktif memproduksi kebutuhan-kebutuhan negara-negara timur tengah. "Halal itu sudah menjadi industri. Mereka antusias membidik pasar industri halal," paparnya. 

Tak hanya itu, Aqil juga mengungkapkan sampai saat ini ada 97 Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) dari 40 negara yang mengajukan untuk di asesmen BPJPH.

baca juga

"Terakhir, BPJPH baru saja mengasesmen Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA). Ini salah satu dari lima LHLN asal Amerika yang juga mendaftar untuk diasesmen BPJPH," terang Aqil. 

Webinar yang mengusung tema "Menjadikan Indonesia Pusat Halal Dunia" juga menghadirkan beberapa narasumber lain. Di antaranya Peneliti Halal Science Center Institut Pertanian Bogor (HSC IPB) Yandra Arkeman dan General Manager PT Sreeya Sewu Indonesia Any Astuti. 

Sementara itu Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (DESK BI) Arief Hartawan mengungkapkan untuk mendukung master plan untuk menjadikan Indonesia Pusat Produsen Halal terbesar di dunia sesuai arahan Wakil Presiden, dapat diwujudkan melalui Sertifikasi Halal Produk.

“Indonesia perlu didorong menjadi produsen halal tidak hanya sekadar menjadi konsumen dengan melalui sertifikasi halal sehingga produk tidak keluar dari taraf kehalalan,” terang Arief. 

Arief juga mengatakan bahwa Bank Indonesia terus berkomitmen dalam mendorong perekonomian syariah Indonesia.

“Bank Indonesia sangat berkomitmen untuk mendorong perekonomian syariah di Indonesia karena memiliki potensi yang sangat besar, sehingga bisa membangunkan giant kekuatan perekonomian,” ujar Arief. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

30 September, Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa Indonesia Bangkit Diumumkan

30 September, Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa Indonesia Bangkit Diumumkan

Metro | Kamis, 29 September 2022 | 18:42 WIB

Terkini

Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat

Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:51 WIB

Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total

Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:49 WIB

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:42 WIB

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:38 WIB

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:37 WIB

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:35 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:28 WIB

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:27 WIB

×