Pendaftaran Lomba Kaligrafi Batik Nasional Telah Dibuka

Metro | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 09:30 WIB
Pendaftaran Lomba Kaligrafi Batik Nasional Telah Dibuka
Poster Lomba kaligrafi Batik Nasional (Kemenag)

Metro, Suara.com- Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama kembali menyelenggarakan Lomba Kaligrafi Batik Nasional.

Plt. Kepala LPMQ Waryono Abdul Ghafur mengatakan bahwa pendaftaran lomba dibuka mulai hari ini, secara online mulai 20 Oktober 2022 dan ditutup pada 24 November 2022.

“Kami undang para kaligrafer untuk kirimkan karya terbaiknya sampai 24 November 2022,” ujar Waryono saat memberikan sambutan pada Lokakarya dan Peluncuran Lomba Kaligrafi Batik Nasional di Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Lomba yang dimotori Bidang Bayt Al-Qur'an dan Dokumentasi LPMQ ini merupakan ajang kali kedua. Lomba Kaligrafi Batik Nasional yang pertama diselenggarakan pada 2021.

Waryono mengatakan, kaligrafi batik merupakan sintesis antara seni keagamaan dan seni budaya. Oleh karena itu, lomba ini mengandung pesan bahwa antara budaya dan keagamaan dapat selaras berjalan beriringan secara harmonis. 

“Perlombaan ini juga mengandung edukasi atau sosialisasi nilai-nilai moderasi beragama, yang mana salah satu indikator moderasi beragama adalah ramah terhadap budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.

Koordinator Bayt Al-Qur’an dan Dokumentasi LPMQ Liza Mahzumah menambahkan, lomba terbuka untuk umum. Peserta juga diperbolehkan mendaftar secara perorangan atau berkelompok. 

“Batik dan Kaligrafi adalah dua seni yang membutuhkan keahlian tingkat tinggi. Seorang khattat (penulis kaligrafi, red.) meskipun ahli belum tentu bisa membatik, demikian juga sebaliknya. Karena itu, peserta lomba ini dibolehkan bahkan dianjurkan untuk membuat karyanya secara kolaboratif. Pasti luar biasa jika khattat dan pembatik yang sama-sama ahli berkolaborasi membuat karya,” jelasnya.

“Syaratnya, peserta belum pernah menjadi juara pertama pada lomba kaligrafi batik nasional pertama pada tahun 2021,” sambungnya.

Liza menerangkan Lomba Kaligrafi Batik Nasional 2022 terdiri dari beberapa tahapan. Pertama, tahap pengumpulan karya peserta dalam rentang waktu 20 Oktober – 24 November.

Kedua, proses penjurian yang dilakukan pada 28 November 2022. Terakhir, pengumuman pemenang lomba pada 29 November 2022 melalui website LPMQ (https://lajnah.kemenag.go.id/pengumuman/) dan website Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (https://bqmi.kemenag.go.id/agenda)

“Lomba ini akan mencari sembilan pemenang dengan total hadiah sebesar 51 juta rupiah,” ujarnya.

Berikut cara mengikuti Lomba Kaligrafi Batik Nasional 2022:

1. Setiap peserta harus mengisi Formulir Pendaftaran. (peserta akan diminta untuk login melalui akun gmail-nya).

2. Karya yang dikirimkan disertai berkas (formulir diunduh melalui: https://bit.ly/lombakaligrafibatik2022): 
a. biodata peserta
b. Surat pernyataan karya sendiri, disertai materai Rp10.000
c. Deskripsi konsep karya, berisi: (1) proses produksi, (2) konsep karya, (3) nama-nama motif yang digunakan, (4) sumber atau rujukan motif, dan (5) makna filosofi karya
d. Foto peserta dengan karyanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarahnya Hari Batik Nasional Hingga Diakui UNESCO

Sejarahnya Hari Batik Nasional Hingga Diakui UNESCO

| Senin, 10 Oktober 2022 | 13:55 WIB

Terkini

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:53 WIB

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:50 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB