Maya, adik Ferry Irawan, meminta maaf kepada Venna Melinda setelah kakak iparnya itu melapor sudah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.
Saat menggelar konferensi pers di kawasan Cilandak, Jakarta, Kamis (19/1/2023), Maya yang ditemani pengacara Sunan Kalijaga mengatakan dirinya sempat bertanya kepada Ferry Irawan tentang masalah tersebut.
"Ya katanya Cuma ribut biasa, terus Kak Venna tiba-tiba histeris,” kata Maya.
Maya mengatakan, dirinya saat itu tidak langsung mempercayai omongan sang kakak. Sebab, dirinya sendiri sudah melihat foto Venna Melinda berlumuran darah.
Karenanya, Maya langsung mencecar Ferry Irawan untuk mengungkap detail pertengkaran.
“Saya juga perempuan. Makanya saya bertanya, kok bisa sampai berdarah. Saya cecar terus,” kata Maya.
Namun, kata Maya, Ferry Irawan terus menerus berkukuh tidak melakukan penganiayaan terhadap Venna Melinda.
Ferry Irawan, sambung Maya, berkukuh dia dan Venna Melinda hanya cekcok, tidak lebih.
“Tapi saya bilang ‘iya, tapi lo apain’ Terus dia jawab tidak mengapa-apakan Kak Vena.”
Tidak mendapatkan detail dari Ferry Irawan, Maya menghubungi Venna Melinda untuk meminta maaf atas perbuatan sang kakak.
"Saya juga sempat minta maaf via WhatsApp sama Kak Venna, mengenai takut saya mengganggu karena berkomunikasi dengan dia," kata Maya.
Untuk diketahui, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan ke Polda Jatim atas dugaan KDRT pada 8 Januari 2023.
Ferry Irawan lantas ditetapkan sebagai tersangka KDRT per 12 Januari. Empat hari kemudian, 16 Januari, Ferry ditahan polisi.
Ferry Irawan diduga melanggar Pasal 44 ayat (1) dan Pasal 45 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT atas dugaan kekerasan fisik dan psikis dengan ancaman lima tahun penjara.