Sandiwara Koalisi Perubahan, Kornas Ungkap Peran SBY, JK dan Surya Paloh di Elite Parpol

Metro

Senin, 23 Januari 2023 | 14:37 WIB
Sandiwara Koalisi Perubahan, Kornas Ungkap Peran SBY, JK dan Surya Paloh di Elite Parpol
Kolase foto Anies Baswedan, Surya Paloh, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Jusuf Kalla (JK) (Suara.com/Alfian Winanto ; Istimewa)

Tiga partai politik di Koalisi Perubahan disebut mulai gaduh usai perkara pengusungan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 mendatang.

Saat ini, NasDem, Demokrat dan PKS justru terlihat saling sindir dan saling melontarkan ancaman di media. Hal itu terjadi pasca gagalnya menggelar deklarasi bersama antara ketiga partai tersebut pada 10 November 2022 untuk mengusung Anies Baswedan.

Di tengah aksi saling sindir antar elit parpol tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menyebut bahwa koalisi perubahan akan bubar jika ada yang memaksakan diri menjadi cawapres Anies.

Pernyataan tersebut pun ditanggapi oleh Ketum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY sendiri menegaskan bahwa dia tak mau memaksa dan dipaksa untuk menjadi cawapres Anies.

Di sisi lain, Jubir PKS Muhammad Kholid ikut menyampaikan tanggapannya bahwa partainya tak mau buru-buru memberikan deklarasi bersama parpol koalisi pro Anies.

Akan tetapi, PKS yang tampaknya tak mau ketinggalan, ikut menyodorkan nama Wakil Ketua Majelis Syura PKS Ahmad Heryawan (Aher) sebagai pendamping Anies.

Adapula Partai Nasdem memberikan pernyataan yang seolah menyindir AHY. Mereka menghendaki bahwa cawapres Anies nantinya adalah sosok yang berpengalaman di pemerintahan dan dapat mendongkrak suara di luar basis pendukung Anies.

Kongres Rakyat Nasional (Kornas) pun turut menanggapi kegaduhan Koalisi Perubahan, dengan menyatakan bahwa Kornas memiliki pandangan yang berseberangan dengan ketiga parpol.

Pertama, Kornas melihat bahwa NasDem ingin mengambil peran sebagai pemimpin sejak awal. Oleh sebab itu, NasDem lebih pagi saat mendeklarasikan capresnya, Anies Baswedan. Selain itu, Kornas menilai bahwa NasDem ingin mendapatkan efek elektoral dari basis pendukung Anies.

baca juga

Pilihan tersebut berseberangan dengan capres yang akan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) karena Nasdem ingin memperoleh kemeangan di Pemilu 2024. 

Dalam hal ini Nadem berpendapat jika tetap mengusung dan mendukung Capres kader PDIP, maka Nasdem tidak akan mendapat efek elektoral yang signifikan seperti Pemilu 2019, terutama setelah kabinet Indonesia Maju, Nasdem tidak lagi memiliki kursi untuk menduduki posisi pimpinan korps adhyaksa.

Kedua, Kornas menganggap NasDem sadar bahwa Anies bukanlah kader mereka. Maka demikian, NasDem tampaknya  harus menghindari cawapres Anies dari kader Partai Demokrat maupun PKS.

Sebab, apabila cawapres Anies berasal dari kedua partai tersebut, maka merekalah yang akan mendapat efek elektoral dari Pilpres 2024. 

Oleh karena itu Nasdem senantiasa menawarkan nama-nama baru selain AHY dan Ahmad Heryawan agar Nasdem tetap menjadi leader dan mendapat efek elektoral yang signifikan di Pemilu 2024.

Ketiga, Kornas menilai bahwa ide dan gagasan deklarasi Anies Baswedan hanya ekspresi emosional Nasdem karena dominasi PDIP di parpol koalisi pemerintahan Jokowi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikupas Habis Kubu Lawan, Surya Paloh-JK-SBY Disebut Jadi 'Sutradara' Drama Koalisi Anies Baswedan

Dikupas Habis Kubu Lawan, Surya Paloh-JK-SBY Disebut Jadi 'Sutradara' Drama Koalisi Anies Baswedan

Metro | Senin, 23 Januari 2023 | 14:14 WIB

Anak Haji Lulung Dilengserkan dari Ketua DPW DKI karena Dukung Anies? Sekjen PPP: Tidak Benar

Anak Haji Lulung Dilengserkan dari Ketua DPW DKI karena Dukung Anies? Sekjen PPP: Tidak Benar

News | Senin, 23 Januari 2023 | 12:39 WIB

Semakin Puas Publik dengan Kerjanya Jokowi, Nasib Anies Makin Nelangsa

Semakin Puas Publik dengan Kerjanya Jokowi, Nasib Anies Makin Nelangsa

News | Senin, 23 Januari 2023 | 12:12 WIB

'Kalau Ada yang Lebih Baik Ya Monggo' Demokrat Tak Ingin Memaksa AHY Jadi Cawapres Anies

'Kalau Ada yang Lebih Baik Ya Monggo' Demokrat Tak Ingin Memaksa AHY Jadi Cawapres Anies

News | Senin, 23 Januari 2023 | 11:58 WIB

CEK FAKTA: PDIP Sepakat Deklarasikan Megawati di Capres 2024 Demi Lawan Anies Baswedan, Benarkah?

CEK FAKTA: PDIP Sepakat Deklarasikan Megawati di Capres 2024 Demi Lawan Anies Baswedan, Benarkah?

Metro | Senin, 23 Januari 2023 | 11:29 WIB

Sepakat Dukung Anies Baswedan, Elite PKS Beri Kode Koalisi Perubahan Bakal Segera Deklarasi

Sepakat Dukung Anies Baswedan, Elite PKS Beri Kode Koalisi Perubahan Bakal Segera Deklarasi

Metro | Senin, 23 Januari 2023 | 11:01 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×