Putra sulung Presiden Jokowi yang akrab disapa mas wali itu disebut tidak perlu banyak tingkah dan menyelesaikan tanggung jawabnya terlebih dahulu untuk saat ini.
Kritik itu disampaikan oleh warganet dengan akun Twitter @north_ez pada 23 Januari 2023. Kepada Gibran, ia mengatakan bahwa waktu suami Selvi itu masih panjang.
"Nggak usah aneh-aneh selesaikan Solo dulu, baru maju yang lebih tinggi dahulu bapaknya segera naik karena mungkin udah cukup berumur. Ini masih muda jadikan Solo dulu @gibran_tweet kalau mau naik sokmben wae waktumu masih panjang, sampeyan memang untuk masa depan," tulis pemilik akun tersebut.
Cuitan itu pun mendapat tanggapan dari Gibran. Merasa keberatan, Gibran lantas menanyakan maksud pemilik akun dan tanggung jawabnya sebagai Wali Kota Surakarta selama ini.
"Sekarang saya tanya. Emangnya Solo nggak saya selesaikan?" balasnya melalui akun @gibran_tweet.
![Tanggapan Gibran Rakabuming ketika warganet memintanya untuk jangan banyak bertingkah. [(screenshot)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/01/24/1-tanggapan-gibran-rakabuming-ketika-warganet-memintanya-untuk-jangan-banyak-bertingkah.jpg)
Tanggapan Gibran itu menarik perhatian warganet dan menuai beragam komentar, baik pro dan kontra.
"Itu kalimat menjebak. Walau pertanyaannya selesaikan, jangan dijawab selesaikan. Karena mas wali @gibran_tweet masih menjabat, seharusnya masih dikerjakan, dikembangkan dsb. Kalau selesai artinya sudah tidak menjabat," tulis akun @foururd
"Mestinya pertanyaanya adalah bagian mana dalam urusan pemerintah Kota Solo yang belum diselesaikan, tolong ditunjukkan. Itu mungkin pertanyaan yang lebih merendah pak wali," tambah @t4uf1k11
"Jika Solo sudah diselesaikan, silakan selanjutnya Bogor mas wali," komentar @fendrianti
"Tanggung jawabnya saat kontestasi adalah bekerja sampai akhir menjabat, itu artinya baru menyelesaikan tugas dan amanat. Jangan terlalu reaktif dan arogan lah bro," timpal @aazni
"Mungkin maksudnya selesai masa jabatan dulu," cuit @mvtahfrd9
"Santai mas, intinya warga Solo ini nggak mau kehilangan pemimpin kayak mas Gibran," ungkap @rik7hay