Pagi hari saat hari H, Ferry Irawan justru mengajak Venna Melinda untuk berhubungan badan di kamar hotel.
Tapi, Venna Melinda menolak karena dirinya terburu-buru harus mempersiapkan diri guna menjadi bintang tamu.
“Pagi-pagi kejadiannya di kamar. Jam 9 hari itu saya harus sudah siap bekerja. Dia seperti biasa, marah karena keinginan (bersetubuh) tak dipenuhi,” ungkap Venna Melinda.
Padahal saat itu dirinya sudah baik-baik meminta Ferry Irawan bersabar kalau ingin bersetubuh.
“Saya bilang ‘Bi, saya harus siap-siap. Mandi dan sarapan. Ini saya mau ada acara’ Tapi dia marah,” kata Venna Melinda.
Ferry Irawan lantas memulai keributan. Bahkan, Ferry memiting Venna Melinda dan didorong ke kasur.
“Saya diangkat lalu didorong ke lantai. Lalu diangkat lagi, didorong ke kursi. Terus diangkat lagi, didorong ke kasur. Saya dibekap di situ,” kata dia.
Tak hanya itu, Ferry Irawan juga secara tega memiting tubuh Venna Melinda. Sebagai pesilat, Ferry Irawan selalu mengunci Venna Melinda pada bagian tulang rusuk sehingga terjadi luka dalam.
Bukan saja menganiaya, Ferry Irawan juga mengancam menyebar video Venna Melinda sedang tak pakai baju bila tak mau bersetubuh.
“Dia bilang ‘kita bikin malu saja. Kamu lagi enggak pakai baju. Saya juga. Kita bikin viral saja’ begitu,” kata Venna Melinda.
Tapi saat itu, Venna Melinda bisa lepas dari KDRT. Ferry Irawan langsung minta maaf dan berjanji tak mengulangi.
“Setengah 9 lewat baru dilepas sama dia. Begitu jam 9 acara, suara saya sudah habis. Karena dari jam setengah 6 saya sudah teriak-teriak,” kata Venna Melinda.