Ferry Irawan berharap bisa berpisah baik-baik dengan istrinya Venna Melinda. Ini diungkapkan oleh pengacara Ferry, Jeffry Simatupang pada Rabu (1/2/2023).
Keputusan untuk berpisah karena pihak Venna Melinda tidak mau berdamai dengan Ferry Irawan dalam kasus KDRT.
"Seperti yang sudah diungkapkan oleh kuasa hukum Ibu V mereka sudah menutup pintu damai. Kalau enggak ada pintu perdamaian dan memilih berpisah, ya kalau berpisah baik-baik," kata Jeffry dalam tayangan Rumpi.
Apalagi menurut Jeffry Simatupang, Venna Melinda dan Ferry Irawan pernah saling mencintai. Jeffry pun meminta Venna untuk fokus pada masalah hukum saja.
"Bagaimana pun mereka pernah saling mencintai, kalau berpisah pisahlah dengan cara yang baik," katanya menyambung.
Jeffry mengaku selama ini berusaha berdamai juga karena menjunjung peraturan hukum yang berlaku. Sebagai pengacara, ia juga hanya ingin yang terbaik untuk klien.
"Seorang advokat harus memastikan kliennya mendapat hak hukum sesuai aturan undang-undang. Kami bukan mendukung tindak KDRT, hanya saja kan ini belum terbukti," imbuhnya.
Pengacara Ferry juga menegaskan bakal membuktikan dugaan KDRT itu tidak benar adanya.
"Pak Ferry confirm ke kami tidak pernah ada tindak kekerasan dalam rumah tangga itu. Maka kami memutuskan membela Pak Ferry. Benar atau tidaknya biar nanti hukum yang membuktikan, bukan di pengadilan masyarakat seperti yang sekarang sudah berjalan," ucapnya.
Venna Melinda melaporkan suaminya Ferry Irawan ke polisi di Jawa Timur setelah menjadi korban kekerasan di sebuah hotel di Kediri pada awal Januari. Akibatnya Ferry Irawan kini jadi tersangka dan ditahan di Surabaya.