Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati Bisa Dihukum Mati tapi...

Metro | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2023 | 14:36 WIB
Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati Bisa Dihukum Mati tapi...
Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Brigadir J (Nofriansyah Yosua Hutabarat) saat ditemui wartawan di PN Jakarta Selatan. ((Suara.com/Arga))

Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati bisa dijatuhi hukuman mati saat sidang putusan atau vonis dibacakan dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yoshua Hutabarat, Senin (13/2/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

Hal ini disampaikan Kamaruddin Simanjuntak selaku pengacara dari pihak korban Brigadir Yoshua Hutabarat dalam podcast YouTube channel Uya Kuya TV, Selasa (7/2/2023).

"Bisa saja kalau masyarakat Indonesia melakukan aksi solidaritas dari Sabanng sampai Merauke turun ke jalan menutut keadilan," ujarnya.

Namun, dia menambahkan, semua itu ibaratnya ada tekanan karena terusiknya rasa keadilan oleh masyarakat Indonesia. 

"Saya rasa tidak perlu lah sepeti itu," timpalnya lagi.

Selain itu, hukuman mati juga bisa diputuskan oleh sang hakim.

Kamaruddin Simanjuntak dan Uya Kuya [YouTube/Uya Kuya TV]
Kamaruddin Simanjuntak dan Uya Kuya (sumber: YouTube/Uya Kuya TV)

"Kalau hakim merenung mengingat Tuhannya, apa yang bisa dia lakukan untuk para penjahat ini," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Menurutnya, hakim juga bisa meringankan hukuman Barada Richard Eliezer. 

Sehingga, dia menambahkan, pandangan masyarakat yang berkembang jika berperilaku jujur dan berterus terang malah dihukum seberat-beratnya, itu bisa berubah.   

Namun, Kamaruddin Simanjuntak mengingatkan jika Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati sampai dihukum mati, apa yang ada di buku hitam itu akan terbongkar.

"Ferdy Sambo sudah membawa buku hitam itu terus yang diduga ada ratusan daftar hitam yang bisa saja akan dia ucapkan itu," ucapnya.

"Dia cukup bawa sebagai say war. Apa sih bukunga Ferdy Sambo selalu dibawa-bawa terus di pengadilan, apa sih isinya, ada apa di buku hitam ini, siapa saja pelaku di buku hitam ini," beber dia.

Menurutnya, hal ini yang membuat "gerakan bawah tanah" beraksi.

"Tentu saja para pelakukan melakukan gerakan bawah tanah. Dari pada disebut, kita bekerja untuk Sambo," pungkas Kamaruddin Simanjuntak.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolak Pembelaan, Jaksa: Chuck Putranto Seharusnya Wajib Tolak Perintah Sambo

Tolak Pembelaan, Jaksa: Chuck Putranto Seharusnya Wajib Tolak Perintah Sambo

News | Senin, 06 Februari 2023 | 19:52 WIB

Jaksa Kasus Ferdy Sambo Disadap, Terbukti Ada Gerakan Bawah Tanah demi Hindari Hukuman Mati?

Jaksa Kasus Ferdy Sambo Disadap, Terbukti Ada Gerakan Bawah Tanah demi Hindari Hukuman Mati?

| Senin, 06 Februari 2023 | 16:09 WIB

Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae, Ini 5 Alasan Aliansi Akademisi Bela Richard Eliezer

Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae, Ini 5 Alasan Aliansi Akademisi Bela Richard Eliezer

News | Senin, 06 Februari 2023 | 15:15 WIB

Terkini

Tren Selingkuh Lewat ChatGPT Bikin Heboh Netizen

Tren Selingkuh Lewat ChatGPT Bikin Heboh Netizen

Entertainment | Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB

Dari Gombalan SMA ke Realita Kampus, Dilan ITB 1997 Punya Vibe yang Berbeda

Dari Gombalan SMA ke Realita Kampus, Dilan ITB 1997 Punya Vibe yang Berbeda

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 17:15 WIB

Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya

Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 17:13 WIB

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:11 WIB

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram

Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 17:04 WIB

Pengamat: Kebijakan BPJS Soal Korban Kejahatan Ciptakan 'Korban Ganda' bagi Warga Miskin

Pengamat: Kebijakan BPJS Soal Korban Kejahatan Ciptakan 'Korban Ganda' bagi Warga Miskin

Sulsel | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia

Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 17:00 WIB