Lagi-lagi Presiden Joko Widodo diterpa isu tidak sedap. Kali ini Jokowi dituding sebagai pemeluk agama Katolik dan bahkan telah memiliki nama baptis.
Hal ini seperti disampaikan oleh kanal YouTube LIDAH RAKYAT pada Selasa (7/2/2023). Tampak video berdurasi 8 menit 2 detik itu telah disaksikan lebih dari 33 ribu kali hingga artikel ditulis pada Kamis (9/2/2023).
"Fakta Baru Terungkap! Jokowi Beragama Katolik!? Nama Baptisnya Bernama Asli Hermanus!! Viral News~" begitulah judul video menggegerkan tersebut.
Sementara dilihat dari thumbnail video, tampaknya pemberitaan ini masih terkait dengan isu ijazah palsu yang membelit Jokowi beberapa waktu belakangan.
Namun secara spesifik disebutkan bahwa Jokowi beragama Katolik di bagian thumbnail. Kemudian tampak pula foto Jokowi di bagian tengah, dengan seseorang yang memperlihatkan akta di bagian kiri.
Selain itu, di bagian kanan thumbnail video terlihat foto Bambang Tri Mulyono dan Sugi Nur Raharja yang dikenal sama-sama getol mempermasalahkan dugaan ijazah palsu Jokowi.
"Bikin Geger Jagat Raya !! Jokowi Beragama Katolik? Pernah Dibaptis, Upaya Pembuktian Ijazah Malah Temukan Fakta Data Ini," tutur pemilik video.
Lantas benarkah narasi dari video unggahan LIDAH RAKYAT tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Wakil Ketua DPD Apresiasi Komitmen Menteri Bahlil Rampungkan Roadmap Hilirisasi
Setelah didengarkan untuk cek fakta, video ternyata menarasikan pengakuan Bambang Tri Mulyono soal Jokowi yang disebut-sebut beragama Katolik dan bahkan telah dibaptis.
Mengutip salah satu media online, Bambang Tri Mulyono yang juga penulis Jokowi Undercover tersebut mengklaim bahwa dirinya sempat berkenalan dengan seorang uskup progresif ketika berkarier sebagai wartawan.
Tak disangka, perjumpaan tersebut membuat Bambang Tri Mulyono mengetahui Jokowi sebenarnya pemeluk agama Katolik dengan nama baptis Hirmanus.
Dibacakan oleh narator di video unggahan LIDAH RAKYAT, Bambang Tri Mulyono mengaku informasi itu didapatkannya pada tahun 1999. Informasi itu kemudian dikroscek pada 2015.
Hasilnya, informasi tersebut dinyatakan benar oleh sang uskup. Namun sayangnya uskup progresif itu meninggal dunia di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Hanya saja informasi Bambang Tri Mulyono ini masih tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pasalnya simpang-siur soal agama Jokowi memang kerap beredar.