Pacar Mario Dandy (20), Agnes Gracia (15) yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan sadis terhadap David (17) meminta pelindungan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
"Meminta pengawasan dan perlindungan saksi anak AG," kata kuasa hukum Agnes Gracia, Mangatta Toding Allo seperti dikutip dari akun Instagram @lambe_turah, Rabu (1/3/2023).
Pihaknya meminta KPAI untuk membantu dan mengawasi kliennya dalam proses penyidikan.
"Kami berharap KPAI bisa membantu kami supaya bisa membantu dan mengawasi saksi anak ini dalam proses penyelidikan ataupun proses peradilan di depan," jelasnya.
Langkah ini diakuinya sebagai tindak lanjut dari pengajuan surat dari timnya dan keluarga AG.
"Ini merupakan tindak lanjut dari surat kami tanggal 24 kemarin, untuk meminta pengawasan dan pelrindungan saksi anak AG," ujar Mangatta.
Tidak hanya itu, dia juga meminta masyarakat untuk memberikan ruang bagi kliennya hingga fakta kasus penganiayaan sadis terhadap David bisa selesai.
"Kami meminta kepada masyarakat untuk dapat memberikan kesempatan kepada saksi anak AG ini untuk diberikan ruang dan posisi yang sama, untuk kami mengungkapkan fakta yang ada menurut BAP yang sudah diperiksa dan menurut bukti-bukti yang ada," bebernya.
Sontak hal ini membuat netizen murka karena dinilai selama ini polisi terkesan "lambat" melakukan penyelidikan terhadap Agnes Gracia.
Baca Juga: Erick Johnson Tersangka Utama Debt Collector Bentak Polisi Tertangkap Di Sumut
"KPAI inget kejadian FS kalian diprank lho..mo diulangi?" kata seorang netizen.
"Si A cuma stres, anak lain koma! Coba itu otak ganti cimol" timpal netizen lain
"Kawal terus kasus ini dan proses yang ada, yang bersalah harus dihukum, jangan sampai politisasi ada dalih gangguan jiwa dsb," beber netizen ini.
"Lebih stress bapak ibu korban peaa, antara hidup dan mati loh anaknya," sahut netizen yang lain.
"Streess doang kaga bonyok kan? Merasa dadi korban?" kata lainnya.
"Jangan berlindung di balik status anak karena umur .. sedangkan situ kelakuan sudah bukan anak-anak kan yaaaa .... kejar AG jangan sampe lolos," ungkap yang lain.