Sebuah video unggahan kanal YouTube dengan lebih dari 4 ribu pengikut mewartakan kelanjutan proses perpisahan Venna Melinda dan Ferry Irawan.
Yang cukup mengejutkan, kanal YouTube Cinta Artis mengklaim ibu Ferry, Hariati, melempar segepok uang ke wajah menantunya. Hal ini dilakukan Hariati tidak terima anaknya disebut sekadar numpang hidup.
"Tak Sudi Anaknya Disebut Nompang Hidup,, Ibu Ferry Irawan Lempar Uang Segepok ke Muka Venna Melinda," begitulah judul dari videonya, dikutip pada Jumat (3/3/2023).
Narasi senada dituliskan pula di thumbnail-nya, memperlihatkan pula foto Ferry, Hariati, dan Venna. Bukan hanya itu, pemilik video juga menyematkan foto anak Venna, Verrell Bramasta, di thumbnail tersebut.
"Makin Panas !! Tak Sudi Anaknya Disebut Nompang Hidup, Ibunda Ferry Lempar Uang Segepok ke Muka Venna ,, Begini Reaksi Verrel," tulis pemilik video.
Video berdurasi 9 menit 14 detik itu tampak telah disaksikan lebih dari 15 ribu kali. Namun seperti apakah kebenarannya?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, video unggahan kanal YouTube Cinta Artis itu tidak menampilkan informasi yang selaras dengan narasinya.
Faktanya video tersebut malah mewartakan soal ungkapan keberatan keluarga Ferry Irawan atas berbagai pemberitaan miring yang dianggap dilemparkan kubu Venna Melinda, seperti soal Ferry tidak memberi nafkah hingga terus meminta uang kepada sang istri.
Video juga menunjukkan reaksi pengacara Venna, Hotman Paris Hutapea, yang tertawa lantaran Sunan Kalijaga diskakmat oleh kliennya.
Namun sampai akhir video sama sekali tidak ada informasi mengenai Hariati yang melemparkan segepok uang tepat ke wajah Venna lantaran tidak terima Ferry disebut cuma numpang hidup.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, diketahui bahwa video viral tersebut tidak menampilkan informasi yang tepat.
Faktanya video hanya menarasikan keberatan keluarga atas berbagai pemberitaan miring Ferry Irawan dalam konflik rumah tangganya bersama Venna Melinda.
Dengan demikian, video ini dapat disimpulkan sebagai hoaks kateghori konten yang menyesatkan.