Depo Pertamina Plumpang yang berlokasi di Jalan Tanah Merah, Rawa Bada, Koja, Jakarta Utara dilalap si jago merah pada Jumat (3/3/2023).
Kini, beredar narasi yang menyebut jika insiden yang menewasnya puluhan nyawa ini didalangi oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Narasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube PEJUANG MUDA pada Kamis (9/3/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"SETELAH BERHARI-HARI PENYIDIK TEMUKAN DALANG KEBARAN PELUMPANG."
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan tertulis keterangan sebagai berikut, "GEMPAR...!! AHOK DALANG KEBAKARAN PELUMPANG SETELAH BERHARI-HARI DI SELIDIKI BERHASIL TERUNGKAP".
Pada bagian thumbnail video juga tampak gambar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sedang diringkus oleh beberapa aparat kepolisian.
Hingga kini, unggahan ini telah ditayangkan lebih dari 13 ribu kali. Tak sedikit netizen yang mempercayai klaim dalam judul dan thumbnail video. Hal ini terlihat dalam kolom komentar unggahan.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Peringatan Hari Wig Sedunia, Berikut 3 Fakta Unik Mengenai Rambut Palsu Ini
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim penyidik menetapkan Ahok sebagai dalang kasus kebakaran Depo Plumpang adalah tidak benar.
Pasalnya, dalam unggahan berdurasi 8 menit 1 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul dan thumbnail video.
Video ini pun hanya berisi beberapa potong video berbeda yang diedit menjadi satu. Meliputi video berisi gambar Presiden Joko Widodo, Menteri BUMN Erick Thohir, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Ahok.
Selain itu, narator dalam video ini pun hanya mengutip dan membacakan artikel berjudul Kala Peringatan Keras Ahok soal Warga Tanah Merah Tidak Digubris Anies yang diunggah oleh media Suara.com.
Artikel ini mengulas soal pernyataan lawas Ahok yang pernah memperingatkan Anies Baswedan terkait dengan pembebasan lahan warga Tanah Merah dari sengketa. Sehingga tidak ada kaitannya dengan klaim yang ada di judul dan thumbnail video.