Ridwan Kamil Minta Guru yang Mengkritik Dirinya Tak Dipecat, Akui Unggahannya Kasar

Metro | Suara.com

Rabu, 15 Maret 2023 | 22:12 WIB
Ridwan Kamil Minta Guru yang Mengkritik Dirinya Tak Dipecat, Akui Unggahannya Kasar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ketua Umum partai Golkar Airlangga Hartarto (Suara.com/Bagaskara)

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil meminta kepada Yayasan SMK Telkom Cirebon dan SMKS Ponpes Minbauul Ulum tidak memberhentikan Muhammad Sabil Fadillah, guru mengkritik dirinya di Instagram.

Sebelumnya diwartakan bahwa Sabil dipecat karena mengkritik Ridwan Kamil di Instagram, terkait jas kuning yang dikenakan sang gubernur saat berinteraksi dengan murid SMP Tasikmalaya dalam sebuah event online.

"Saya sudah mengontak sekolah/yayasan, agar yang bersangkutan untuk cukup dinasihati dan diingatkan saja, tidak perlu sampai diberhentikan," tulis Ridwan Kamil di Instagram, Rabu (15/3/2023).

Ridwan Kamil juga menyinggung soal kritik Sabil yang menggunakan Bahasa Sunda dan dinilai kasar, karena menggunakan kata sapaan maneh kepada dirinya.

"Mungkin karena yang melakukannya posting kasar adalah seorang guru, yang postingannya mungkin dilihat/ditiru oleh murid-muridnya, maka pihak sekolah/yayasan untuk menjaga nama baik insitusi memberikan tindakan tegas sesuai peraturan sekolah yang bersangkutan," kata Ridwan Kamil.

Sabil sebelumnya mengkritik Ridwan Kamil saat mempertanyakan kapasitas sang gubernur yang mengenakan jas kuning, yang identik dengan Golkar, dalam sebuah pertemuan online dengan murid SMP di Tasikmalaya.

Ridwan diketahui sudah bergabung sebagai kader Golkar belum lama ini.

"Dalam zoom ini, maneh teh keur jadi gubernur jabar ato kader partai ato pribadi @ridwankamil????" tulis Sabil, yang jika diterjemahkan bebas kira-kira berarti, "Dalam zoom ini, kamu sedang sebagai gubernur jabar atau kader partai atau pribadi @ridwankamil???"

 Komentar Sabil lalu dipin dan dibalas Ridwan Kamil.

"@sabilfadhillah ceuk maneh kumaha?" jawab Ridwan, yang jika diterjemahkan berarti, "@sabilfadhillah menurut kamu bagaimana?"

Unggahan Sabil dikritik oleh sebagian warganet yang menilainya kasar. Tetapi sebagian warganet juga menilai balasan Ridwan sama kasarnya dengan Sabil.

Ridwan Kamil sendiri mengatakan dirinya terbuka dengan kritikan, termasuk yang dinilai kasar.

"Seorang pemimpin harus terbuka terhadap kritik walaupun kadang disampaikan secara kasar. Sudah ribuan kritik masuk, dan selalu saya respon dengan santai dan biasa saja. Kadang ditanggapi dengan memberikan penjelasan ilmiah, kadang dibalas dengan bercanda saja," katanya.

Mengambil hikmah dari peristiwa ini, Gubernur Ridwan Kamil kembali mengingatkan soal etika saat berselancar di ranah media sosial.
 
"Apa pun itu, di era medsos tanpa sensor ini, kewajiban kita para orangtua, guru dan pemimpin untuk terus saling nasihat-menasihati dalam kabaikan, kesabaran dan selalu bijak dalam bermedsos. Agar anak cucu kita bisa hidup dalam peradaban yang lebih mulia.Hatur Nuhun," demikian Ridwan Kamil. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kritik Ridwan Kamil yang Kenakan Jas Kuning saat Sapa Murid SMP, Guru Cirebon Dipecat

Kritik Ridwan Kamil yang Kenakan Jas Kuning saat Sapa Murid SMP, Guru Cirebon Dipecat

| Rabu, 15 Maret 2023 | 21:23 WIB

Pro Kontra Guru di Cirebon Dipecat Usai Kritik Ridwan Kamil, Warganet: Antikritik!

Pro Kontra Guru di Cirebon Dipecat Usai Kritik Ridwan Kamil, Warganet: Antikritik!

News | Rabu, 15 Maret 2023 | 17:54 WIB

Meski Sudah Ada KIB, Golkar Tetap Ingin Bangun Koalisi Gemuk

Meski Sudah Ada KIB, Golkar Tetap Ingin Bangun Koalisi Gemuk

Kotak Suara | Rabu, 15 Maret 2023 | 16:14 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang

Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang

Banten | Senin, 25 Mei 2026 | 23:36 WIB

PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola

PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola

Sumsel | Senin, 25 Mei 2026 | 23:30 WIB

Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran

Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran

Jabar | Senin, 25 Mei 2026 | 23:28 WIB

Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?

Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?

Jakarta | Senin, 25 Mei 2026 | 23:20 WIB

Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing

Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing

Bogor | Senin, 25 Mei 2026 | 23:19 WIB

Tetap Keren Saat Hujan! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Anti Basah Harga 500 Ribuan

Tetap Keren Saat Hujan! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Anti Basah Harga 500 Ribuan

Banten | Senin, 25 Mei 2026 | 23:11 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?

Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?

Liks | Senin, 25 Mei 2026 | 22:02 WIB

Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan

Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 22:00 WIB