Bharada E atau Richard Eliezer resmi menjadi terdakwa atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Namun, berkat kejujurannya dirinya pun mendapat keringanan hukuman dan tidak dipecar dari Kesatuan Polri.
Baru-baru ini, beredar kabar bahwa Barada E resmi mualaf dan mengucapkan dua kalimat syahadat.
Kabar tersebut dibagikan kanal YouTube Kontroversi Selebriti yang mengunggah video dengan judul "Alhamdulillah, Akhirnya Barada E Resmi Masuk Islam".
Dalam thumbnail tampak narasi "Subhanallah... Video Detik-detik Carada E Ucapkan Dua Kalimat Syahadat".
Terlihat foto Ayah Brigadir J, Presiden Jokowi, Ustad Yusuf Mansyur, dan seseorang mengenakan peci hitam dengan wajah Bharada E.
Hingga kini, Rabu (3/5/2023) video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 2.300 penayangan.
Lantas, benarkah Barada E mualaf dan menyebut dua kalimat syahadat?
CEK FAKTA
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 14 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi seputar Bharada E masuk Islam dan sudah mengucap dua kalimat syahadat.
Narator menyampaikan sosok Bharada E yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Disebutkan juga soal proses rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Dia juga menyebutkan rasa penasaran masyarakat seputar profil pribadi Bharada E.
Hingga akhir video, tidak ada penjelasan kredibel terkait Bharada E resmi mualaf dan membacakan dua kalimat syahadat.
Thumbnail pun merupakan hasil rekayasa yang mengiring opini menyesatkan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disipulkan bahwa kabar Bharada E resmi mualaf dan mengucapkan dua kalimat syahadat adalah hoaks atau tidak benar.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].