Rumah tangga Arya Saloka dan Putri Anne belakangan selalu menjadi sorotan publik. Isu perceraian semakin menguat usai sang suami dirumorkan memiliki hubungan khusus dengan Amanda Manopo.
Belakangan ini, dikabarkan Arya Saloka bahkan memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan. Ia datang ditemani dengan kuasa hukumnya dan diduga mengurus sidang cerai Putri Anne.
Informasi tersebut disebarkan oleh kanal YouTube Amanda Chanel yang mengunggah video berjudul "1 jam yang lalu || hasil dari panggilan Arya Saloka dipanggil pihak berwajib".
Thumbnail video tersebut pun memiliki keterangan narasi yang berbunyi, "Arya Saloka Ditemani Kuasa Hukumnya Memenuhi Panggilan Polres Jakarta Selatan".
Tampak Arya Saloka bersama seorang lelaki berdiri di depan kantor polisi. Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 300 penayangan.
Lantas, benarkah Arya Saloka datang ke Polres untuk memenuhi panggilan?
CEK FAKTA:
Informasi yang mengklaim bahwa Arya Saloka datang ke Polres Jakarta Selatan ditemani dengan kuasa hukumnya adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 33 detik tersebut, tidak ada pernyataan secara resmi ataupun bukti valid bahwa Arya Saloka datang ke Polres Jakarta Selatan bersama kuasa hukumnya untuk memenuhi panggilan.
Baca Juga: Intip 3 Taktik Indra Sjafri Timnas Indonesia Hadapi Kamboja: Rotasi, Modifikasi Hingga Ubah Formasi
Narator dalam video tersebut hanya membahas kedekatan Amanda Manopo dan Arya Saloka selama di Ikatan Cinta serta tanggapan Putri Anne saat rumah tangganya digosipkan retak.
Namun hingga akhir video, tidak ada penjelasan kredibel terkait Arya Saloka dipanggil oleh Polres Jakarta Selatan.
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan dan datang ditemani kuasa hukumnya merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].