Terbanyak pada Lelaki yang Ngeseks dengan Lelaki, Kasus Sifilis Tertinggi Kedua Ada di Jabar

Metro

Selasa, 13 Juni 2023 | 06:03 WIB
Terbanyak pada Lelaki yang Ngeseks dengan Lelaki, Kasus Sifilis Tertinggi Kedua Ada di Jabar
Jabar jadi provinsi dengan kasus Sifilis tertinggi kedua di Indonesia, setelah Papua. Paling banyak ditemukan pada lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki. ((pixabay/Derneuemann))

Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa Jawa Barat merupakan provinsi dengan kasus Sifilis tertinggi kedua di Indonesia setelah Papua. Jumlah kasus penyakit kelamin itu di Jabar pada 2022 mencapai 3.186 kasus, beda tipis dengan Papua di angka 3.864 kasus.

Kemenkes mencatat selama 2022, dilaporkan 20.783 terinfeksi sifilis di Indonesia. Mayoritas penderita adalah lelaki. Lebih khusus lagi, sifilis banyak ditemukan pada lelaki yang melakukan hubungan seks dengan lelaki (LSL).

Menanggapi tingginya kasus sifilis di Jawa Barat, Gubernur Ridwal Kamil pada pekan lalu mengatakan obat-obatan untuk penyakit menular seksual itu sudah didistribusikan ke puskesma-puskesmas.

 "Obat sifilis sudah disalurkan ke puskesmas-puskesmas," kata Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antara.

Pihaknya juga memastikan Pemprov Provinsi Jabar telah melakukan berbagai upaya untuk menekan sebaran kasus sifilis, seperti melakukan skrining terhadap populasi kunci dan ibu hamil hingga tingkat kecamatan.

Ia juga mengimbau masyarakat selalu menerapkan gaya hidup yang sehat, khususnya dalam berinteraksi yang menjadi jalan masuk penyakit sifilis.

"Yang terpenting kepada masyarakat hindari pola atau gaya hidup yang punya potensi terpapar kepada berbagai penyakit tidak hanya sifilis tapi penyakit-penyakit yang berhubungan dengan seksual dan lainnya harus diwaspadai," kata dia.

Sebelumnya pada Mei lalu Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi mengatakan berdasarkan profil, mayoritas pengidap sifilis adalah lelaki (54 persen) dan sisanya perempuan.

Pada kelompok usia berdasarkan data yang sama, diketahui bahwa tiga persen anak berusia di bawah empat tahun terkena sifilis, diikuti dengan usia 5-14 tahun 0,24 persen, 15-19 tahun enam persen, 20-24 tahun 23 persen, sedangkan bagi usia di bawah 50 tahun ada lima persen.

Kasus paling tinggi ditemukan pada kelompok usia 25-49 tahun mencapai 63 persen.

Imran melanjutkan terkait dengan kelompok populasinya, penderita sifilis paling banyak ditemukan pada laki-laki yang melakukan seks dengan laki-laki (LSL) sebesar 28 persen; diikuti ibu hamil 27 persen; pasangan berisiko tinggi (risti) sembilan persen; Wanita Pekerja Seks (WPS) sembilan persen; Pelanggan Pekerja Seks (PPS) empat persen; Injection Drug Users (IDUs) 0,15 persen; waria tiga persen dan lain-lain 20 persen.

Ia menjelaskan beberapa penyebab dari banyak kasus sifilis tersebut berhubungan erat dengan perilaku masyarakat yang gemar berhubungan seks secara berisiko tanpa menggunakan kondom.

Selain itu, terdapat kelompok tertentu yang sering berganti pasangan ketika seks, hingga pria yang berhubungan seks dengan sesama jenis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Itu Sifilis? Kenali Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Apa Itu Sifilis? Kenali Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Health | Minggu, 11 Juni 2023 | 17:29 WIB

Kang Emil Paparkan Upaya Pemprov Jabar untuk Meneka Kasus Sifilis

Kang Emil Paparkan Upaya Pemprov Jabar untuk Meneka Kasus Sifilis

Jabar | Rabu, 07 Juni 2023 | 14:16 WIB

Ridwan Kamil Wajibkan Inovasi Terbaik Direplikasi di 27 Pemda di Jabar

Ridwan Kamil Wajibkan Inovasi Terbaik Direplikasi di 27 Pemda di Jabar

Jabar | Rabu, 07 Juni 2023 | 14:15 WIB

Terkini

Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026

Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:53 WIB

Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia

Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:47 WIB

Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?

Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:37 WIB

Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang

Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:28 WIB

Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026

Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:32 WIB

Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos

Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:26 WIB

Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:21 WIB

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:14 WIB

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:07 WIB

Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI

Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI

Sumsel | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:34 WIB