Rendy Kjaernett diduga memiliki tato dengan gambar wajah Syahnaz Sadiqah di tengah kabar perselingkuhan adik Raffi Ahmad itu dengan suami Lady Nayoan.
Mengetahui hal itu, Raffi Ahmad mendatangi Rendy Kjaernett dan marah-marah kepada suami Lady Nayoan tersebut. Raffi Ahmad meminta Rendy untuk menghapus tato tersebut.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube ARTIS MANTUL yang mengunggah video berjudul "RAFFI AHMAD SURUH HAPUS TATO RENDY WAJAH SYAHNAZ SAMPAI LAKUKAN HAL INI".
Sementara itu, pada thumbnail terdapat keterangan yang berbunyi, "Detik-detik Raffi Ahmad Marah-marah Sama Rendy Suruh Hapus Tato".
Tampak Rafi Ahmad seperti sedang berteriak. Di sebelahnya terlihat potret Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 293.000 penayangan. Lantas, benarkah Raffi Ahmad marah ke Rendy Kjaernett dan memintanya menghapus tato?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyebutkan bahwa Raffi Ahmad marah dan meminta Rendy Kjaernett untuk menghapus tato wajah adiknya itu adalah salah.
Video berdurasi 3 menit 4 detik di atas hanya berisi kabar perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Baca Juga: 3 Member BTS Terpilih sebagai Lagu dan Album Terbaik 2023 oleh Media Asing
Namun hingga akhir video, narator tidak memberikan penjelasan valid maupun bukti akurat terkait klaim Raffi Ahmad marah-marah kepada Rendy Kjaernett dan meminta untuk menghapus tato wajah Syahnaz Sadiqah.
Tak hanya itu, foto yang ditampilkan hanyalah hasil rekasaya. Isi video terbukti tidak sesuai dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Raffi Ahmad marah ke Rendy Kjaernett dan meminta menghapus tato wajah Syahnaz Sadiqah adalah berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].