Saksi Ahli Kasus Penganiayaan Berat Berencana Atas David Ozora Jelaskan Mengapa Korban Bisa Alami Patah Tulang Saat Latihan Jalan

Metro

Kamis, 20 Juli 2023 | 14:42 WIB
Saksi Ahli Kasus Penganiayaan Berat Berencana Atas David Ozora Jelaskan Mengapa Korban  Bisa Alami Patah Tulang Saat Latihan Jalan
Cristalino David Ozora Latumahina ([Twitter/seeksixsuck])

Mengalami trauma bagian kepala, inilah salah satu konsekuensi yang mesti ditanggung korban selamanya. Apakah tersangka mau peduli?

Sidang pengadilan kasus penganiayaan berat berencana yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) dan dibantu Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan (19) atas Cristalino David Ozora Latumahina (17) masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari ini, Kamis (20/7/2023). Sedangkan terdakwa anak, AGH atau AG (15) sudah dihukum bui di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tangerang untuk 3,5 tahun.

Dalam sidang lanjutan, diungkap situasi yang menjadikan anak korban, yaitu David Ozora Latumahina yang kerap disapa Wareng menjadi seperti sekarang. Yaitu kurangnya koordinasi jarigan otak dan fisik sehingga ia mesti menjalani operasi pasang pen di ankle atau pergelangan kaki. Demikian pula soal cara jalannya yang masih berjingkat, dan sebagai pribadi kini ia tergolong kerap berbicara, hingga sang ayah, Jonathan Latumahina menyebutnya "gacor habis".

Sebelumnya disebutkan pula, dari penganiayaan berat berencana yang dialami David Ozora Latumahina pada 20 Februari 2023, ia mengalami trauma kepala dan anggota tubuh lainnya hingga mesti dirawat 56 hari di Ruang ICU, Mayapada Hospital, Jakarta Selatan.

Dalam sidang sebelumnya, saksi ahli dari bidang kedokteran dalam sidang menyebutkan otak David Ozora Latumahina mengalami trauma otak yang membuatnya tidak dapat mengingat kejadian atau disebut sebagai brain defense mechanisms. Kemudian fungsi motorik terganggu yang membuatnya belum bisa membungkuk saat ini.

Dikutip dari kanal News Suara.com, pada hari ini  dr Yeremia Tatang dari Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan diperiksa sebagai saksi dalam kasus penganiayaan berat berencana atas David.

Sebagai saksi ahli dr Yeremia Tatang menyatakan bahwa otak Cristalino David Ozora Latumahina tidak bisa pulih 100 persen. Ia mencontohkan saat pasiennya ini mesti menjalani operasi pergelangan kaki atau ankle karena terjatuh sewaktu latihan berjalan.

"Sewaktu dalam proses pemulihan, ketika latihan berjalan, sisi tubuh sebelah kanan tidak kuat sehingga ia jatuh. Ia menjalani operasi bagian ankle satu kali, pascaperawatan rawat jalan," jelasnya.

Hakim menanyakan jika bagian otak sudah sembuh, maka David bisa kembali berjalan normal. dr Yeremia Tatang berpandangan otak pasiennya tidak bisa pulih 100 persen pascapenganiayaan.

"Bisa tidak, dalam arti ini: mungkin dari segi motoriknya di sini sudah sembuh langsung mempengaruhi aktivitas segala macam?" demikian tanya hakim.

"Kalau da sembuh 100 persen bisa Yang Mulia, tetapi ini ada bekas luka di otaknya yang membuat pemulihan itu tidak bisa 100 persen," tandas saksi ahli.

"Artinya tergantung pada kesembuhan 100 persen di bagian otak ini yang mempengaruhi kaki dan gerakan?" tanya hakim lagi.

"Betul Yang Mulia," jawab dr Yeremia Tatang.

Cristalino David Ozora latumahina [[Twitter/seeksixsuck]]
Cristalino David Ozora latumahina (sumber: [Twitter/seeksixsuck])

Dengan jawaban ini, maka jelas apa yang terjadi dalam sistem motorik David saat ia berlatih berjalan lagi pascapenganiayaan. Sangat disayangkan bahwa dalam usia muda, bagian otak tidak bisa pulih 100 persen.   

Mario Dandy Satriyo didakwa dengan Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat.

Dan Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan didakwa dengan Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat subsider kedua Pasal 76 C Pasal 80 Ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Jonathan Latumahina Bawa David Ozora kepada Gus Mus Tujuannya Bukan Sowan Semata

Terungkap, Jonathan Latumahina Bawa David Ozora kepada Gus Mus Tujuannya Bukan Sowan Semata

Metro | Rabu, 19 Juli 2023 | 14:06 WIB

Jonathan Latumahina Bongkar Peran Rafael Alun Palsukan Laporan Mario Dandy di Kasus Penganiayaan David Ozora

Jonathan Latumahina Bongkar Peran Rafael Alun Palsukan Laporan Mario Dandy di Kasus Penganiayaan David Ozora

Metro | Selasa, 11 Juli 2023 | 15:24 WIB

Wajib Bayar Restitusi, Bila Mario Dandy Satriyo Tidak Memiliki Kekayaan Bisa Diganti Tambahan Kurungan Penjara

Wajib Bayar Restitusi, Bila Mario Dandy Satriyo Tidak Memiliki Kekayaan Bisa Diganti Tambahan Kurungan Penjara

Metro | Selasa, 11 Juli 2023 | 13:56 WIB

Berdasar Saksi Ahli, Inilah Cedera Fisik dan Psikologis yang Dialami Korban Penganiayaan Berat Berencana oleh Mario Dandy Satriyo

Berdasar Saksi Ahli, Inilah Cedera Fisik dan Psikologis yang Dialami Korban Penganiayaan Berat Berencana oleh Mario Dandy Satriyo

Metro | Jum'at, 07 Juli 2023 | 07:16 WIB

Jadi Sosok Haus Pengakuan, Ini Pernyataan Mario Dandy Satriyo Mengapa Terus Memukuli Korban Meski Sudah Jatuh ke Aspal

Jadi Sosok Haus Pengakuan, Ini Pernyataan Mario Dandy Satriyo Mengapa Terus Memukuli Korban Meski Sudah Jatuh ke Aspal

Metro | Kamis, 06 Juli 2023 | 11:05 WIB

Mario Dandy Satriyo Keluarkan "Senjata": Menangis dalam Persidangan Kasus Penganiayaan Berat Berencana

Mario Dandy Satriyo Keluarkan "Senjata": Menangis dalam Persidangan Kasus Penganiayaan Berat Berencana

Metro | Rabu, 05 Juli 2023 | 13:55 WIB

Terkini

Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur

Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:07 WIB

Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian

Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian

Surakarta | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?

Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:05 WIB

BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional

BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:57 WIB

×