Amanda Manopo dikabarkan tengah mempromosikan film terbarunya yang berjudul Indigo dan ditemani oleh Arya Saloka. Pemeran Andin di Ikatan Cinta itu memang mempromosikan film Indigo namun tidak bersama Arya Saloka, sehingga kabar itu adalah disinformasi.
Informasi yang menyebut bahwa Amanda Manopo mempromosikan film Indigo ditemani oleh Arya Saloka dibagikan oleh kanal YouTube OFFI CHANNEL.
Akun tersebut mengunggah video berdurasi 8 menit 14 detik dengan judul "Dipastikan top trending.. Manda promosikan film Indigo yang siap tayang di bioskop ditemani suami".
Pada thumbnail video terdapat narasi serupa dan dilengkapi dengan potret Amanda Manopo. Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 500 penayangan. Namun, benarkah Amanda Manopo mempromosikan film Indigo ditemani oleh Arya Saloka?
![Benarkah Arya Saloka menemani Amanda Manopo mempromosikan film Indigo. [[YouTube/OFFI CHANNEL]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/08/1-benarkah-arya-saloka-menemani-amanda-manopo-mempromosikan-film-indigo.jpg)
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut, narator menyebutkan bahwa Amanda Manopo tengah mempromosikan film Indigo yang dibintanginya dengan Aliando Syarief.
Tetapi hingga akhir video, tidak ada bukti valid maupun pernyataan secara resmi bahwa Arya Saloka turut menemani Amanda Manopo mempromosikan film tersebut.
Munculnya rumor Arya Saloka menemani Amanda Manopo saat promosi film Indigo berawal dari warganet yang menyebut nama akun Instagram Arya Saloka.
Sebagaimana yang diketahui, sejumlah penggemar memang kerap menjodohkan keduanya, terlebih penggemar Ikatan Cinta. Tetapi, baik Arya Saloka maupun Amanda Manopo tidak pernah memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar.
Dapat disimpulkan bahwa isi video terbukti berbeda dengan judul unggahan. Kabar bahwa Amanda Manopo ditemani Arya Saloka saat promosi film Indigo merupakan berita palsu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].