Kapolsek Cimanggu AKP Anwar membantah kabar hoaks yang menginformasika korban perundungan yang viral di Cilacap meninggal dunia.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram Polresta Cilacap.
"Menyikapi beredarnya video yang ada di medsos tentang meninggalnya korban perundungan siswa SMP Negeri 2 Cimanggu, Kabupaten Cilacap, bahwa yang ada di media itu tidak benar. Yan bersangkutan sampai hari ini dalam keadaan sehat," ujar AKP Anwar, dikutip Kamis (28/9/2023).
Dalam tulisannya, Polresta Cilacap kembali menegaskan bahwa berita tentang korban penganiayaan pelajar di Cimanggu yang telah meninggal dunia adalah hoaks.
"Korban saat ini dalam keadaan sehat dan masih kami dampingi untuk melakukan perawatan dan pengobatan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi palsu dan selalu memeriksa keabsahan berita sebelum mempercayainya," tulis Polresta Cilacap.
Aksi perundungan itu sendiri terjadi pada Selasa (26/9/2023). Dan pelaku perundungan saat ini sudah ditangkap polisi.
Sebelumnya beredar di media sosial video siswa SMP di Cilacap yang melakukan perundungan kepada teman sekolahnya.
Dalam video tersebut, pelaku yang saat itu masih berseragam dan mengenakan topi hitam tampak memukul, menendang, dan menyeret korban yang tampak tak berdaya.
"Telah terjadi kasus pembullyan siswa SMP di cilacap. Pelaku memukul, menendang berulang kali sampai korban terpental ke lapang voli," tulis keterangan video.
Baca Juga: Tips Jitu Fresh Graduate Lolos Interview Kerja dengan Teknik Psikologi
Melalui video unggahan ini, juga tampak bahwa tindakan perundungan tersebut dilakukan di depan rekan-rekan sekolahnya yang lain.