Pemain Bola atau Petinju? Hugo Samir Kembali Dihukum PSSI Karena Hantam Pemain Persib

Metro | Suara.com

Senin, 23 Oktober 2023 | 14:47 WIB
Pemain Bola atau Petinju? Hugo Samir Kembali Dihukum PSSI Karena Hantam Pemain Persib
Pemain Borneo FC Hugo Samir kembali dihukum PSSI. Kali ini karena memukul pemain Persib U20 di EPA U20. ((dok PSSI))

Striker Borneo FC Samarinda U20, Hugo Samir kembali dihukum oleh Komite Disiplin PSSI karena memukul pemain Persib Bandung U20 dalam pertandingan kompetisi Elite Pro Academy atau EPA Liga 1 U20 2023/24.

Komdis PSSI, dalam putusannya Senin (23/10/2023), mengumumkan menghukum Hugo Samir tambahan larangan bermain di dua pertandingan dan denda Rp 5 juta. Sebelumnya dalam laga tersebut, putra pelatih Jacksen F Tiago itu sudah mendapatkan kartu merah langsung, sehingga harus absen di dua pertandingan berikutnya.

Dengan demikian, totalnya Hugo Samir akan absen di empat pertandingan Borneo FC Samarinda U20 selanjutnya.

Aksi kekerasan Hugo Samir itu sendiri terjadi pada 14 Oktober lalu, saat Persib U20 menjamu Berneo FC U20 di Bandung. Pemain Timnas Indonesia tersebut dikartu merah pada 78 dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 3-3 tersebut.

Ini bukan pertama kali Hugo Samir bertingkah di lapangan. Pada September lalu ia menjadi sorotan karena diusir wasit saat membela Timnas dalam laga kontra Uzbekistan di Asian Games.

Hugo mendapatkan kartu kuning kedua dan otomatis kartu merah karena hendak memukul pemain lawan. Insiden itu terjadi saat Timnas butuh kemenangan, setelah bermain imbang 0-0 di hampir 90 menit pertandingan.

Setelah Hugo diusir wasit, permainan Timnas besutan Indra Sjafrie itu berubah dan kebobolan dua gol di babak extra time. Timnas Indonesia akhirnya gagal melaju ke fase selanjutnya di Asian Games.

Tabiat jelek Hugo ini sudah sering terjadi. Di Asian Games, sebelum laga kontra Uzbekistan, ia juga berulah saat melawan Taiwan dan Kirgistan pada babak penyisihan.

Jika Indra Sjafrie masih memberi kesempatan untuk Hugo, maka pelatih kepala Timnas Indonesia Shin Tae yong pernah mengambil kebijakan lebih keras. 

Pelatih asal Korsel itu pernah menarik Hugo Samir dari lapangan meski pemain keturunan Brasil itu dimainkan sebagai pemain pengganti di babak kedua dan baru bermain beberapa menit.

Ini terjadi dalam pertandingan Februari lalu, dalam laga persahabatan kontra Guatemala jelang Piala Asia U-20. Dalam pertandingan itu, Shin Tae yong memasukkan Hugo Samir pada babak kedua sebagai pemain pengganti.

Tetapi tak lama berselang, ia ditarik keluar dan digantikan karena hendak memukul salah satu pemain Guatemala. 

Yang paling parah tentu insiden yang terjadi 2021 lalu, ketika Komdis PSSI menghukum Hugo Samir dengan larangan bermain selama 1 tahun dan denda Rp 5 juta.

Pemicunya adalah aksi Hugo Samir, yang kala itu masih membela Bhayangkara FC, yang menendang wasit dalam pertandingan EPA U18 2021 melawan Persebaya U20.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peserta Piala Dunia U-17 Datang Sebentar Lagi, Stadion Si Jalak Harupat Sudah Siap

Peserta Piala Dunia U-17 Datang Sebentar Lagi, Stadion Si Jalak Harupat Sudah Siap

Jabar | Senin, 23 Oktober 2023 | 13:49 WIB

Hasil dan Klasemen BRI Liga 1 hingga Pekan ke-16: Beda Nasib Persija dan Persib

Hasil dan Klasemen BRI Liga 1 hingga Pekan ke-16: Beda Nasib Persija dan Persib

Bola | Senin, 23 Oktober 2023 | 06:54 WIB

Barito Putera U-18 Berbagi Poin Kontra Dewa United FC

Barito Putera U-18 Berbagi Poin Kontra Dewa United FC

Bali | Minggu, 22 Oktober 2023 | 16:00 WIB

Terkini

Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps

Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin

Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:35 WIB

4 Zodiak yang Terlahir Mandiri, Tak Suka Bergantung pada Orang Lain

4 Zodiak yang Terlahir Mandiri, Tak Suka Bergantung pada Orang Lain

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:35 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering

4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:15 WIB

Perjuangan dan Realita Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia

Perjuangan dan Realita Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia

Video | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:00 WIB

Ketika Anak Menjadi Korban Daycare, Ibu Sudah Cukup Hancur Tanpa Perlu Dihakimi

Ketika Anak Menjadi Korban Daycare, Ibu Sudah Cukup Hancur Tanpa Perlu Dihakimi

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:55 WIB