Ada Tulisan 'KUHP Hukum Syirik Kafir Perangi Para Penegak Hukum Setan' di Motor Terduga Bom Bunuh Diri

Suara Moots

Rabu, 07 Desember 2022 | 13:17 WIB
Ada Tulisan 'KUHP Hukum Syirik Kafir Perangi Para Penegak Hukum Setan' di Motor Terduga Bom Bunuh Diri
Sepeda motor terduka bomber bunuh diri di Polsek Astana Anyar (ist)

Bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada pagi tadi menghebohkan warga seluruh Indonesia, terkhusus umat muslim.

Terlihat di sepeda motor yang dinaiki pelaku bom bunuh diri sebelum melakukan aksinya di Mapolsek Astana Anyar terparkir di sekitar lokasi. 

Pelat nomor depan ditempel selembar kertas putih dengan tulisan mencolok. 

Motor jenis Suzuki Shogun warna biru itu di pelat nomor depan bertuliskan "KUHP Hukum Syirik/Kafir. Perangi Para Penegak Hukum Setan QS : 9 : 29". 

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, diketahui pelaku bom bunuh diri diduga bernama Nurdin, warga Kiara Condong, Kota Bandung. 

Pelaku sebelum melakukan bom bunuh diri sempat menempelkan selembar kertas bertuliskan hujatan itu di sepeda motor yang dipakainya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung meninjau dan mendekati sumber suara ledakan bom bunuh diri di halaman Polsek Astanaanyar, Kota Bandung.

Informasi yang didapat, dugaan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar ini terjadi pada pagi tadi, Rabu (7/12/2022) menjadi perhatian publik.

Saat ini, Ridwan Kamil langsung terjun ke lokasi ledakan bom bunuh diri, untuk melihat langsung kondisi terkini pasca peristiwa.

baca juga

Menurut Kang Emil sapaan akrabnya itu, untuk kronologi lengkap bom bunuh diri di halaman Polsek akan disampaikan Kapolda Jawa Barat.

"Ledakan bom bunuh diri di Kota Bandung terjadi di halaman Polsek Astana Anyar Kota Bandung. Pak Kapolda Jawa Barat akan memberikan keterangan dan kronologis lengkap dlm 1 jam ke depan," katanya mengutip dari akun Twitter pribadinya @ridwankamil.

Dirinya juga saat ini sedang melakukan kordinasi lebih dalam lagi soal peristiwa bom bunuh diri tersebut.

"Saya saat ini berada di lokasi untuk mendapatkan informasi langsung dan melakukan koordinasi," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, ada bagian tubuh terputus di lokasi ledakan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Rabu (7/12/2022).

Informasi bom bunuh diri dan juga adanya bagian tubuh yang terputus dibenarkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar dari Kelompok JAD atau JI? BNPT Belum Bisa Pastikan

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar dari Kelompok JAD atau JI? BNPT Belum Bisa Pastikan

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 13:11 WIB

Soroti Kasus Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Legislator Demokrat: Peringatan Keras ke BNPT dan Densus!

Soroti Kasus Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Legislator Demokrat: Peringatan Keras ke BNPT dan Densus!

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 13:11 WIB

Analisa Ledakan Bom di Polsek Astanaanyar dan Siapa Bombernya

Analisa Ledakan Bom di Polsek Astanaanyar dan Siapa Bombernya

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 13:01 WIB

Terkini

Ketika Sekolah Lain Berebut Murid, SMP Gotong Royong Memilih Merangkul Anak yang Hampir Terlupakan

Ketika Sekolah Lain Berebut Murid, SMP Gotong Royong Memilih Merangkul Anak yang Hampir Terlupakan

Jogja | Senin, 13 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:19 WIB

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:16 WIB

Korupsi dan Seni Menyembunyikan Kekayaan: Saat Asalnya Berhasil Disamarkan

Korupsi dan Seni Menyembunyikan Kekayaan: Saat Asalnya Berhasil Disamarkan

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 14:16 WIB

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Proklim & Waste Management, Dorong Kemandirian Masyarakat

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Proklim & Waste Management, Dorong Kemandirian Masyarakat

Sumsel | Senin, 13 Juli 2026 | 14:15 WIB

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Kulit Berjerawat, Ringan di Wajah dan Harga Terjangkau

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Kulit Berjerawat, Ringan di Wajah dan Harga Terjangkau

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 14:13 WIB

Apakah Ukuran Sepatu Lari Harus Pas? Ini Penjelasan yang Benar

Apakah Ukuran Sepatu Lari Harus Pas? Ini Penjelasan yang Benar

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 14:12 WIB

Ini Dia Kartu AS Inggris untuk Depak Lionel Messi Cs dari Piala Dunia 2026

Ini Dia Kartu AS Inggris untuk Depak Lionel Messi Cs dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 14:12 WIB

Rooney Beri Wejangan Untuk Inggris Jelang Kontra Argentina di Semifinal

Rooney Beri Wejangan Untuk Inggris Jelang Kontra Argentina di Semifinal

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 14:09 WIB

×