Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

M Nurhadi

Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB
Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?
Presiden Prabowo Subianto (Instagram/kemensetneg.ri)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menuding BUMN sebagai ladang korupsi dan berjanji melakukan penertiban tata kelola perusahaan negara tersebut.
  • Pemerintah menyatukan aset BUMN ke dalam Danantara, yang diklaim sebagai dana kedaulatan terbesar kelima atau keenam dunia.
  • Pemerintah menargetkan penutupan 800 entitas BUMN bermasalah hingga akhir 2026 untuk memperbaiki kinerja perusahaan milik negara.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menuding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama ini menjadi ladang praktik korupsi, seraya berjanji membenahi tata kelola perusahaan-perusahaan negara.

Pernyataan bernada keras itu ia lontarkan ketika berpidato pada peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 di Jakarta, Minggu (12/7/2026).

"BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengeklaim pemerintah telah menyatukan aset-aset BUMN ke dalam Danantara dan resmi diluncurkan pada Februari 2025. Prabowo menyebut aset yang dikelola lembaga tersebut kini menempatkan Indonesia di jajaran atas dunia.

"Kita sekarang adalah dana kedaulatan mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia," katanya.

Ia lantas menyampaikan peringatan terbuka kepada para pelaku korupsi agar menghentikan praktik yang dinilainya merusak pengelolaan perusahaan negara. "Hentikan praktik-praktik kau, hentikan. Rakyat tidak bodoh," tegas Prabowo.

Presiden juga mengajak BUMN dan pelaku usaha swasta untuk saling menopang alih-alih saling menjatuhkan, demi gagasan yang ia istilahkan sebagai "Indonesia Incorporated".

Menurutnya, kekuatan ekonomi nasional harus bertumpu pada beragam pilar sekaligus. "Karena Indonesia ini negara besar, kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD," imbuhnya.

Klaim bahwa Indonesia kini memiliki SWF terbesar kelima atau keenam dunia sejalan dengan pernyataan Prabowo pada Mei 2026, ketika ia menyebut Danantara mengelola aset senilai sekitar US$1.000 miliar (US$1 triliun) dan menempati posisi keenam terbesar dunia.

baca juga

Namun, angka ini perlu dibaca kritis. Saat diluncurkan pada 24 Februari 2025, nilai aset kelolaan Danantara diproyeksikan berkisar US$900 miliar—setara sekitar Rp14.600–14.800 triliun tergantung asumsi kurs—dengan dana awal sekitar US$20 miliar.

Terdapat selisih antara proyeksi awal US$900 miliar dan klaim terbaru US$1 triliun yang belum disertai rincian publik mengenai sumber kenaikannya, sehingga besaran ini lebih tepat diperlakukan sebagai klaim pemerintah ketimbang angka yang telah diaudit independen.

Perlu dicatat pula, sejumlah kalangan sejak awal mempertanyakan aspek transparansi dan akuntabilitas Danantara—terutama karena lembaga ini dimodali antara lain oleh dividen BUMN yang sebelumnya langsung masuk ke kas negara, sehingga membawa risiko fiskal apabila pengelolaannya merugi.

Hingga kini, informasi teknis mengenai target dan realisasi kinerja Danantara belum sepenuhnya terbuka kepada publik.

Soal pembubaran BUMN. Rencana penutupan 250 entitas BUMN pada akhir Juli 2026, terkonfirmasi melalui pidato Prabowo saat meresmikan lima bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyatakan pemerintah telah menutup 240 BUMN yang dinilai bermasalah, dan menargetkan angka penutupan menembus 800 entitas hingga 31 Desember 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:04 WIB

Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung

Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:23 WIB

Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:18 WIB

Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar

Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:41 WIB

Diplomasi Candi: Apa Rahasia di Balik Pertemuan Prabowo Subianto dan Narendra Modi?

Diplomasi Candi: Apa Rahasia di Balik Pertemuan Prabowo Subianto dan Narendra Modi?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 11:59 WIB

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Terkini

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:15 WIB

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:09 WIB

×