Emil Mario baru-baru ini menuai kecaman publik lantaran diduga melecehkan syahadat. Emil Mario sebelumnya cukup dicintai karena kontennya menghibur dan mengundang tawa.
Sama halnya dengan TikTokers lainnya, Emil Mario dikenal lantaran banyak kontennya yang sering masuk fyp (for your page).
Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan feminin, ditambah tingkah laku yang lucu memang berhasil membuat banyak orang terhibur.
Lantas siapa sebenarnya seleb TikTok yang diduga melecehkan Syahadat ini? Berikut profil Emil Mario yang dirangkum dari berbagai sumber.
Profil Emil Mario
Emil Mario diketahui lahir pada 13 Juli 2001. Nama lengkapnya Emil Mario Rossando Vandermolen, sedangkan agama yang dianutnya adalah Kristen. Emil berkuliah di Universitas Mercu Buana jurusan Public Relation.
Emil Mario dikenal sebagai seleb TikTok dengan jumlah pengikut fantastis, yakni mencapai 7,3 juta. Emil juga eksis di Instagram dan YouTube.
Populer di TikTok
Nama Emil Mario semakin dikenal publik berkat konten-konten yang menghibur di akun TikTok @emilmario69. Banyak sekali kontennya yang viral, membuatnya mendulang popularitas cukup tinggi.
Baca Juga: Daftar Pelatih yang Bawa Timnya Lolos Beruntun ke Final Piala Dunia, Termasuk Didier Deschamps
Dalam kontennya, Emil Mario menyoroti keseharian kaum milenial yang dianggap mewakili keresahan netizen. Emil menyampaikannya dengan cara yang kocak dan menghibur, sehingga banyak kontennya yang masuk fyp.
Dikecam karena Diduga Lecehkan Syahadat
Emil Mario menuai hujatan lantaran mengucapkan 'Laa Ilaha Illallah' (tidak ada tuhan selain Allah) dan diakhiri dengan kata dari bahasa gaul yang menjurus ke aktivitas seksual. Tindakan Emil itu direkam untuk konten lucu-lucuan terkait slogan 'L for Lesti.'
"L for Lesti, no. L for Laa Ilaha Illallah, gue udah capek banget nge***," kata Emil Mario dikutip dari video TikTok yang kini sudah dihapus. Netizen murka dan menghujat Emil habis-habisan.
Sudah Minta Maaf
Sadar tindakannya salah, Emil Mario langsung minta maaf via Instagram story. Emil menegaskan dirinya tidak pernah berniat menghina agama mana pun.