Hengky Kurniawan Bawa Wajit Cililin ke Korea Selatan, Otak Netizen Langsung Traveling

Suara Moots | Suara.com

Selasa, 20 Desember 2022 | 17:39 WIB
Hengky Kurniawan Bawa Wajit Cililin ke Korea Selatan, Otak Netizen Langsung Traveling
DOK - Hengky Kurniawan saat memberikan sumbangan pada warganya yang akan menikah. (Tangkapan Layar)

Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan membawa makanan khas daerahnya yakni wajit Cililin saat ia berkunjung ke Korea Selatan.

Momen wajit Cililin goes to Korea Selatan itu dibagikan Hengky Kurniawan melalui video yang ia unggah di akun Instagram miliknya, Senin (19/12/2022).

Wajit sendiri merupakan cemilan manis yang dibungkus daun jagung kering. Dari video terlihat, Hengky memegang satu buah wajit di tangannya, mulai dari saat ia datang ke Bandara Soekarno Hatta hingga saat memasuki pesawat terbang.

Saat tiba di Korea Selatan, Hengky Kurniawan mengatakan bahwa suhu udara di sana saat itu adalah minus 10 derajat Celcius.

"Alhamdulillah sudah sampai di Korea. Minus 10 derajat, wajitnya mulai membeku," kata suami Sony Fatmala itu. Hengky Kurniawan kemudian memakan wajit Cililin yang ia bawa.

Beberapa netizen lalu mengomentari video yang diunggah Hengky Kurniawan itu. Ada yang bangga kuliner khas Cililin, Bandung Barat bisa melanglang buana hingga ke Korea Selatan.

Ada juga yang langsung membayangkan ketampanan oppa oppa Korea dan berharap bisa menjadi wajit yang dibawa Hengky Kurniawan.

"Haruskah aku jd wajit biar bisa sampai korea?," tulis @intanarba**.

"Alhamdulillah wajitnya naik pesawat,,saya kapan ke Korea," tulis 2tikakartika***.

"Eksperimen dong, pak.. Cobain sama org Korea. Siapa tau Lee Min Ho main ke Bandung barat buat nyariin wajit," timpal @dinashaf***.

Hadirnya Wajit Cililin tak lepas dari dua sosok perempuan asal Cililin bernama Juwita dan Uti. Kedua perempuan itu membuat dan memperkenalkan wajit sekitar tahun 1916-an.

Semula Juwita berniat membuat kue wajik dengan resep, rasa, dan kemasan bereda. Namun, karena ada kesalahan penyebutan bahasa, orang Cililin menyebut makanan buatan Juwita itu bernama Wajit.

"Awalnya Juwita dan Uti mengonsumsi wajit tersebut untuk kebutuhan sendiri," kata Syamsul Ma’Arif (50), seorang penerus keempat usaha Wajit Asli Cililin 'Cap Potret' saat ditemui belum lama ini.

Berkat sering dipakai jadi hidangan hajatan, makanan khas ini semakin terkenal dan makin banyak orang yang mencari. Makanan berbahan dasar beras ketan, gula merah dan kelapa itu semakin terkenal.

Juwita dan Uti akhirnya memproduksi wajit secara massal sekitar tahun 1920. Semakin seringnya wajit tersaji dalam pesta pernikahan dan khitanan, banyak pula kerabat dari luar daerah Cililin yang mulai mencicipi wajit dan menyukainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Lembang Temukan Kepala Raksasa di Tengah Hutan Maribaya, Ukurannya 100 Kali Lebih Besar dari Kepala Manusia

Warga Lembang Temukan Kepala Raksasa di Tengah Hutan Maribaya, Ukurannya 100 Kali Lebih Besar dari Kepala Manusia

| Selasa, 20 Desember 2022 | 16:26 WIB

Tak Takut Disanksi, Korea Utara Pastikan Terus Kembangkan Proyek Misilnya

Tak Takut Disanksi, Korea Utara Pastikan Terus Kembangkan Proyek Misilnya

Your Say | Selasa, 20 Desember 2022 | 14:26 WIB

Kasus COVID-19 di Korea Selatan dan China Meningkat, Pemerintah Kembali Bersiap

Kasus COVID-19 di Korea Selatan dan China Meningkat, Pemerintah Kembali Bersiap

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2022 | 12:31 WIB

Terkini

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 00:35 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:40 WIB

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Bogor | Selasa, 14 April 2026 | 23:34 WIB

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

Jabar | Selasa, 14 April 2026 | 23:27 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:24 WIB

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Banten | Selasa, 14 April 2026 | 23:19 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB