Elektabilitas Anies Baswedan Kalahkan Prabowo Subianto, Survei Poltracking Indonesia: Ganjar Pranowo Tetap Tertinggi

Suara Moots | Suara.com

Sabtu, 24 Desember 2022 | 15:41 WIB
Elektabilitas Anies Baswedan Kalahkan Prabowo Subianto, Survei Poltracking Indonesia: Ganjar Pranowo Tetap Tertinggi
Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [Suara.com/Rena Pangesti]

Hasil survei elektabilitas yang dielar Poltracking Indonesia yang menunjukkan Ganjar Pranowo-Erick Thohir menempati posisi tertinggi dengan elektabilitas sebesar 33,1 persen. 

Pasangan ini unggul terhadap Anies Baswedan - Agus harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar (27,5 persen) dan Prabowo Subianto - Muhaimin (25,5 persen).

Merespon hasil survei itu,  Pengamat Politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Leo Agustino mengatakan bahwa pasangan Ganjar Pranowo dengan Erick Thohir menuai dukungan yang tinggi dari publik karena memiliki rekam jejak yang positif. 

“Gabungan Ganjar-Erick ini tinggi karena mereka memiliki rekam jejak yang sangat positif. Ganjar dianggap sukses memimpin Jawa Tengah selama dua periode. Sedangkan, Erick dinilai responden sangat sukses memimpin BUMN dan beberapa perusahaan yang ia miliki,” kata Leo dikutip dari Antara, Sabtu (24/12/2022).

Leo melihat ada beberapa faktor yang membuat pasangan Ganjar-Erick ini menempati posisi tertinggi.

Pertama adalah faktor kombinasi pasangan Ganjar-Erick yang merupakan gabungan antara politisi senior dengan tokoh muda yang memiliki visi untuk membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera.

"Karena Pemilu 2024 akan didominasi kaum milenial dan generasi Z, maka wajar jika mereka memilih gabungan antara politisi yang sudah piawai dengan tokoh muda,” ucap Leo.

Faktor lainnya yang membuat simulasi Ganjar Erick ini tinggi karena berasal dari kluster yang berbeda. Seperti gabungan tokoh Jawa dan luar Jawa, serta politisi dan teknokrat. Menurut Leo, kombinasi dua latar belakang ini sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan Indonesia di masa mendatang.

"Kalau keduanya politisi atau teknokrat pasti ada kekurangan. Padahal capres dan cawapres ini harus saling melengkapi. Gabungan tokoh Jawa dan luar Jawa juga menggambarkan kebhinekaan. Gabungan Jawa dan luar Jawa juga berpotensi untuk saling meningkatkan suara ketika pilpres dilakukan," ujar Leo.

Dalam survei tersebut, Ganjar Pranowo sebagai capres menempati posisi dengan elektabilitas tertinggi, yakni sebesar 32,5 persen.

Sedangkan, untuk elektabilitas cawapres, Erick Thohir menempati peringkat pertama dengan 16,2 persen. Padahal, tahun lalu elektabilitas Menteri BUMN ini hanya 7,6 persen.

“Mungkin nantinya cawapres akan mengkristal ke 3 nama yaitu Erick, Ridwan Kamil, dan AHY. Namun, hingga menjelang pemilihan, dinamika ini masih akan terus bergerak,” tutur Leo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah Bentak Menteri Jokowi yang Cawe-cawe Nyapres: Fokus Saja Kerja Nggak Usah Mimpi jadi Pemimpin

Fahri Hamzah Bentak Menteri Jokowi yang Cawe-cawe Nyapres: Fokus Saja Kerja Nggak Usah Mimpi jadi Pemimpin

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 15:17 WIB

Bukan AHY, Justru Dua Nama ini yang Dinilai Lebih Layak Jadi Pasangan Anies Baswedan

Bukan AHY, Justru Dua Nama ini yang Dinilai Lebih Layak Jadi Pasangan Anies Baswedan

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 14:51 WIB

Internal PDIP Dituding Bentrok Gegara Pilih Ganjar atau Puan, Adian Napitupulu Balas Menohok Begini

Internal PDIP Dituding Bentrok Gegara Pilih Ganjar atau Puan, Adian Napitupulu Balas Menohok Begini

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 14:26 WIB

Terkini

Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja

Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja

Lampung | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:00 WIB

Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan

Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:00 WIB

7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik

7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:57 WIB

Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama

Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T

Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T

Jawa Tengah | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:48 WIB

Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal

Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal

Jogja | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:40 WIB

Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember

Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:30 WIB

Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun

Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun

Jawa Tengah | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:28 WIB