Awal Tahun 2023, Cianjur Kembali Diguncang Gempa Bumi

Suara Moots

Minggu, 01 Januari 2023 | 03:31 WIB
Awal Tahun 2023, Cianjur Kembali Diguncang Gempa Bumi
Ilustrasi gempa bumi di Cianjur (Shutterstock).

Gempa bumi di awal tahun 2023 kali ini terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (1/1/2023).

Berdasarkan informasi BMKG, gempa Cianjur terjadi pada awal Tahun dengan kekuatan magnitudo 1.8.

Gempa Kabupaten Cianjur itu terjadi sekitar pukul 01:01 WIB dan terjadi 4 kilometer tenggara Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman 10 km.

"#Gempa Mag:1.8, 01-Jan-2023 01:01:38WIB, Lok:6.86LS, 107.15BT (4 km Tenggara KAB-CIANJUR-JABAR), Kedlmn:10 Km #BMKG 
Disclaimer:Dlm bbrp menit pertama stlh gmp,parameter gmp dapat berubah dan boleh jadi blm akurat,kecuali tlh dianalisis ulang seismolog," cuit BMKG dalam Twitternya, dikutip Moots.suara.com.

Korban Gempa Cianjur 

Sebanyak 600 orang korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, Jawa Barat mendapatkan uang duka dari pemerintah pusat.

Kabar tersebut disampaikan Bupati Cianjur, Herman Suherman. Dia mengatakan jumlah korban meninggal yang sebelumnya tercatat secara resmi memang sebanyak 335 orang.

Namun setelah dilakukan pendataan ulang dari masing-masing desa terdampak ditemukan dua ratusan lebih tidak terdata.

"Sebagian besar korban yang tidak terdata karena langsung dimakamkan pihak keluarga tanpa mengurus surat kematian karena berbagai hal termasuk kantor desa yang rusak berat dan tidak ada staf yang bertugas. Kami akan mengajukan uang duka ke pemerintah pusat yang nantinya akan diterima ahli waris " katanya.  

baca juga

Setelah dilakukan pendataan ulang dari masing-masing desa sesuai nama dan alamat, total korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, bertambah menjadi 600 orang dan delapan orang masih dalam pencarian, korban meninggal paling banyak di Kecamatan Cugenang.

Camat Cugenang Kokom Komariah, mengatakan sejak hari pertama hingga satu pekan setelah gempa yang meluluhlantahkan sebagian besar desa di Cugenang, menyebabkan banyak korban yang tidak masuk dalam data karena pihak keluarga langsung melakukan pemakaman tanpa melapor ke aparat setempat.

"Sebagian besar yang tinggal di pelosok memilih langsung memakamkan anggota keluarganya yang meninggal, sehingga saat dilakukan pendataan pada hari ke empat saja sudah terdata 200 orang korban meninggal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi! Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 1,6 Sebelum Salat Subuh

Lagi! Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 1,6 Sebelum Salat Subuh

Moots | Kamis, 29 Desember 2022 | 07:19 WIB

Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Ganti Bungkus Jadi Bantuan Partai Politik, Bupati: Jangan Main-main Hukumannya Hukuman Mati

Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Ganti Bungkus Jadi Bantuan Partai Politik, Bupati: Jangan Main-main Hukumannya Hukuman Mati

Moots | Rabu, 28 Desember 2022 | 16:58 WIB

Pangandaran Diguncang Gempa M 4,5 Rabu Dini Hari

Pangandaran Diguncang Gempa M 4,5 Rabu Dini Hari

Moots | Rabu, 28 Desember 2022 | 06:53 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×