Polemik pembangunan Masjid Al Jabbar yang dibangun oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, nampaknya terus bermunculan, mulai dari anggaran hingga peruntukannya.
Pasalnya, biaya pembangunan Masjid Al Jabbar sangat fantastis. Diketahui bahwa jumlah dana yang digelontorkan untuk pembangunan sebesar sekitar Rp 1 triliun.
Ada dua tahap dalam pembangunan Masjid Al Jabbar. Tahap pertama pembangunan Masjid Al Jabbar dari 2017 hingga 2018 menghabiskan Rp 511 miliar. Kemudian pada pembangunan tahap kedua di tahun 2022 totalnya menghabiskan anggaran APBD sebesar Rp 1 triliun.
Masjid Al Jabbar juga merupakan kolaborasi Pemprov Jabar dan Kementerian PUPR.
Terkait dengan pembangunan, Ridwan Kamil mengaku tahun lalu, jutaan warga Jawa Barat melalui berbagai ormas Islam menitipkan aspirasinya ke Pemprov Jawa Barat untuk dibuatkan masjid raya provinsi.
"Karena selama ini Masjid Raya Provinsi mengkudeta masjid Agung Kota Bandung. Dan itulah yang kami lakukan: memenuhi dan membangun aspirasi rakyat," kata Ridwan Kamil.
Kekinian, publik menilai, bahwa pembangunan Masjid Al Jabbar peruntukannya bukan hanya untuk Sholat saja, melainkan jadi tempat rekreasi, konten dan yang lainnya.
Bahkan, baru-baru ini viral di media sosial yang memperlihatkan banyak warga datang ke Masjid Al Jabbar hanya untuk botram atau makan bersama dengan keluarga.
Ada juga, warga yang datang ke Masjid Al Jabbar hanya untuk membuat konten dan menjadikan tempat rekreasi.
Video dan foto yang memperlihatkan banyak orang yang botram di Masjid Al Jabbar pun juga menjadikan tempat rekreasi itu dari berbagai akun media sosial salah satunya @kabarnegri.
"MasyaAllah Masjid Al Jabbar penuh bangettt hari minggu kemarin semoga yang dateng kesini emang niatnya mau beribadah yaa, bukan nyampah, joget joget atau apapun yang merusak fasilitas masjid! Wargi Bandung udah kesini?," tulis netizen.
"Terbukti pak RK bangun bukan untuk Sholat saja," tulis netizen.
"Jadi tempat rekreasi dan botram bersama keluarga," tulis netizen.