Waspada! Persentase Kematian Akibat Penyakit Ini Lebih Besar dari COVID-19

Suara Moots | Suara.com

Jum'at, 10 Maret 2023 | 13:31 WIB
Waspada! Persentase Kematian Akibat Penyakit Ini Lebih Besar dari COVID-19
Ilustrasi Tikus (Suara.com)

Situs Kementerian Kesehatan RI memaparkan data ada 160.941 kasus meninggal dunia akibat COVID-19 selama masa pandemi di Indonesia. Namun COVID-19 ternyata bukan penyakit dengan persentasi kematian terbesar di Indonesia.

Di atas COVID-19, ada penyakit yang memiliki persentase kematian lebih tinggi.  Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan penyakit itu adalah leptospirosis.

"Di Indonesia, kasus leptospirosis cenderung meningkat setiap tahunnya. Pada 2020 sebanyak 1.170 kasus dengan 106 kematian atau setara angka persentase kematian (Case Fatality Rate/CFR) 9,06 persen, jauh lebih tinggi dari angka kematian akibat COVID-19," kata Tjandra Yoga Aditama, Jumat (10/3/2023) dikutip dari Antara.

Tahun 2021, kasus kematian sebanyak 84 jiwa dari total 736 kasus leptospirosis (CFR 11,41 persen), dan pada 2022 berdasarkan laporan dari 11 provinsi terdapat 1.408 kasus leptospirosis dengan angka kematian 139 jiwa (CFR 9,87 persen).

"Persentase CFR COVID-19 pada umumnya berkisar 2,4 hingga 3,4 persen berdasarkan data Public Health Emergency Operating Centre (PHEOC) Kemenkes RI," katanya.

Tjandra yang juga mantan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Kepala Balitbangkes Kemenkes RI mengatakan pada kurun Januari hingga Maret 2023, beberapa daerah sudah melaporkan adanya peningkatan kasus leptospirosis di sejumlah daerah di Indonesia.

Kasus itu dilaporkan dari Kabupaten Pacitan di Provinsi Jawa Timur sebanyak 114 kasus dengan enam orang meninggal, Jawa Tengah sebanyak 111 kasus dengan 18 orang meninggal, Kabupaten Bantul di Provinsi DI Yogyakarta 41 kasus dengan tujuh orang meninggal, Jawa Barat sembilan kasus dengan dua meninggal, Kabupaten Pangkep di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak empat kasus dengan satu orang meninggal, dan Banten dua kasus dengan 0 meninggal.

Menurut Tjandra, penyakit leptospirosis disebabkan oleh bakteri yang disebut leptospira, yang kali pertama dilaporkan pada 1886 oleh Adolf Weil, sehingga disebut juga sebagai penyakit atau sindrom Weil.

"Penyakit ini termasuk salah satu penyakit zoonosis, karena ditularkan melalui hewan atau binatang. Di negara kita hewan penular terutama adalah tikus melalui kotoran dan air kencingnya," katanya.

Tjandra mengimbau masyarakat untuk mewaspadai sejumlah lokasi penularan, terutama kawasan banjir, sebab pada musim hujan banyak tikus yang keluar dari liang tanah untuk menyelamatkan diri.

"Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar manusia, di mana kotoran dan air kencingnya akan bercampur dengan air banjir tersebut," katanya.

Seseorang yang mempunyai luka, kemudian terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran maupun kencing tikus yang mengandung bakteri leptospira, maka berpotensi terinfeksi dan bisa jatuh sakit, kata Tjandra menambahkan.

Menurut Tjandra terdapat empat langkah antisipasi yang dapat dilakukan.untuk mencegah penularan leptospirosis, yakni dengan menekan dan menghindar dari aktivitas tikus yang berkeliaran di sekitar tempat tinggal, dengan selalu menjaga kebersihan, hindari bermain air saat terjadi banjir, terutama jika mempunyai luka.

Cara berikutnya adalah menggunakan pelindung, misalnya sepatu, bila terpaksa harus ke daerah banjir. Terakhir, segera berobat ke sarana kesehatan bila sakit dengan gejala panas tiba-tiba, sakit kepala dan menggigil.

"Jika terlanjur tertular, maka pengobatan dilakukan dengan memberikan antibiotika yang sesuai baik secara oral maupun suntikan, di mana antibiotika saat ini masih efektif untuk pengobatan leptospirosis," katanya.

Gejala dan tanda klinis penderita leptospirosis secara umum adalah demam mendadak dengan suhu tubuh lebih dari 38,5 derajat Celcius, sakit kepala, nyeri otot betis sehingga kesulitan berjalan, lemah, kemerahan pada selaput putih mata atau conjunctival suffusion, serta kekuningan (ikterik) pada mata dan kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Leptospirosis, Berikut 3 Penyakit yang Dapat Ditularkan Tikus

Selain Leptospirosis, Berikut 3 Penyakit yang Dapat Ditularkan Tikus

Your Say | Jum'at, 10 Maret 2023 | 10:46 WIB

Ribuan Pendekar PSHT Geruduk Polresta Mojokerto, Pertanyakan Penanganan Penganiayaan Temannya

Ribuan Pendekar PSHT Geruduk Polresta Mojokerto, Pertanyakan Penanganan Penganiayaan Temannya

Jatim | Jum'at, 10 Maret 2023 | 08:45 WIB

Terkini

Lionel Messi Absen di Piala Dunia 2026? La Pulga Kesakitan Minta Diganti

Lionel Messi Absen di Piala Dunia 2026? La Pulga Kesakitan Minta Diganti

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:57 WIB

Pep Guardiola Beri Peringatan Keras ke Skuad Man City Sebelum Angkat Kaki

Pep Guardiola Beri Peringatan Keras ke Skuad Man City Sebelum Angkat Kaki

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:56 WIB

Polymarket Diblokir: Saat "Gercep" Komdigi Hanya Berlaku Jika Mengusik Penguasa?

Polymarket Diblokir: Saat "Gercep" Komdigi Hanya Berlaku Jika Mengusik Penguasa?

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 10:54 WIB

Banyumas Bangga! Makanan Khasnya: Mendoan, Difilmkan dalam Polifoni Mendoan

Banyumas Bangga! Makanan Khasnya: Mendoan, Difilmkan dalam Polifoni Mendoan

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 10:54 WIB

40 Link Pengumuman Seleksi UTBK SNBT 2026, Hasil Diumumkan Hari Ini

40 Link Pengumuman Seleksi UTBK SNBT 2026, Hasil Diumumkan Hari Ini

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 10:51 WIB

5 Fakta Ngeri Maling Bersenpi di Warung Bakso Palembang, Korban Sampai Kabur Naik Lantai Dua

5 Fakta Ngeri Maling Bersenpi di Warung Bakso Palembang, Korban Sampai Kabur Naik Lantai Dua

Sumsel | Senin, 25 Mei 2026 | 10:50 WIB

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

News | Senin, 25 Mei 2026 | 10:49 WIB

Tayang Juli, Film Anime Crayon Shin-chan ke-33 Ungkap 7 Pengisi Suara Yokai

Tayang Juli, Film Anime Crayon Shin-chan ke-33 Ungkap 7 Pengisi Suara Yokai

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 10:47 WIB

Sir Alex Ferguson vs Pep Guardiola: Siapa Manajer Terbaik dalam Sejarah Premier League?

Sir Alex Ferguson vs Pep Guardiola: Siapa Manajer Terbaik dalam Sejarah Premier League?

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:46 WIB

Mimpi Buruk di Hari Bahagia: Pengantin Pria Lari Tinggalkan Istri Saat Doa Nikah Berlangsung

Mimpi Buruk di Hari Bahagia: Pengantin Pria Lari Tinggalkan Istri Saat Doa Nikah Berlangsung

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 10:45 WIB