- Seorang remaja putri tewas tertabrak kendaraan saat merayakan kemenangan Timnas Prancis di Aulnoye-Aymeries pada Piala Dunia 2026.
- Pengemudi truk yang mengangkut penumpang saat konvoi perayaan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani proses penyelidikan.
- Aparat keamanan berhasil mengendalikan perayaan di Paris, meski terjadi insiden perkelahian suporter dan bentrokan massa di London.
Suara.com - Euforia kemenangan Timnas Prancis atas Maroko di Piala Dunia 2026 berubah menjadi tragedi.
Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun dilaporkan tewas dalam insiden kecelakaan saat merayakan kemenangan di wilayah utara Prancis.
Peristiwa nahas itu terjadi di Aulnoye-Aymeries.
Korban terjatuh dari bagian belakang truk yang ditumpanginya saat konvoi perayaan, sebelum akhirnya tertabrak kendaraan lain yang melintas.
Media lokal melaporkan sopir truk sempat mengizinkan sejumlah orang naik ke bagian belakang kendaraan selama perayaan berlangsung.

Setelah insiden terjadi, pengemudi tersebut langsung diamankan polisi dan kini dalam proses penyelidikan.
Selain korban jiwa, seorang remaja lain harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami syok berat.
Ia dirawat di fasilitas kesehatan di Maubeuge setelah menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Di Paris, aparat keamanan berhasil mencegah kerusuhan besar selama perayaan berlangsung.
Lebih dari 20 ribu personel dikerahkan, dan situasi secara umum dilaporkan terkendali dengan hanya sekitar 10 orang yang ditangkap.
Namun, ketegangan sempat terjadi di Distrik VII ibu kota Prancis.
Sebuah perkelahian antar suporter menyebabkan satu orang mengalami luka ringan akibat senjata tajam.
Situasi berbeda terjadi di London, Inggris. Bentrokan antara kelompok suporter dan aparat keamanan pecah di kawasan Edgware Road, menyebabkan seorang polisi terluka dan empat orang ditangkap atas tuduhan mengganggu ketertiban umum.
