Sementara itu, rupanya Ferry Irawan merasa jika dirinya ditumbalkan oleh sang istri agar mendapatkan simpati dan memiliki suara untuk pencalonannya menjadi anggota DPR.
"Apa yang saya hadapi adalah orang yang saya sayangi, cintai, tapi dia juga yang membuat saya menjadi tahanan sampai detik ini," terang Ferry.
"Saya bagaikan pohon di tengah jalan yang harus disingkirkan digantikan dengan simpatisan untuk kursi dewan kekuasaan. Itulah yang terjadi sama saya," tambahnya.