Muhammad Husen (28), pelaku mutilasi bos depot isi air ulang di Semarang, Irwan Hutagalung meminta maaf kepada keluarga korban. Ia mengaku menyesal atas perbuatannya.
Ia meralat ucapannya yang sebelumnya mengaku puas dan tidak menyesal telah membunuh, memutilasi serta mencor potongan tubuh korban.
"Setelah saya mendekam di sana saya renungi memang saya salah," kata Husen usai prarekonstruksi pembunuhan bos depot air, Jumat (12/5/2023).
"Saya minta maaf juga sama keluarga saya sendiri atas perilaku saya seperti ini. Minta maaf semua, sama pihak kepolisian juga saya minta maaf," kata Husen.
Dalam prarekonstruksi di TKP di Jalan Mulawarman Raya, Kota Semarang, hari ini, Husen menjalani sekitar 50 adegan.
Kanitreskrim Polrestabes Semarang Iptu Dionisius Yudi mengatakan dalam prarekonstruksi itu tidak seluruh adegan dilakukan.
"Total ada 120 adegan, namun hanya diambil pokoknya saja," kata Yudi.
Beberapa adegan yang dilakukan antara lain saat pelaku menusuk kepala korban dengan menggunakan linggis, proses mutilasi, hingga mengecor tubuh korban.
Dion menambahkan hingga saat ini tersangka Husen masih konsisten dengan keterangannya.
Baca Juga: Tak Menyesal Mutilasi Bos Depot Air di Semarang, Pelaku: Kesal Sering Dimarahi dan Dipukul
Pelaku, lanjut dia, juga sudah menyatakan menyesal telah membunuh pemilik usaha tempatnya bekerja itu.
Muhammad Husen membunuh dan memutilasi Irwan Hutagalung, di mana rangkaian aksi pembunuhan berencana tersebut berlangsung sejak Kamis (4/5) hingga Sabtu (6/5).
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. [Antara]