Kondisi Terkini Fajri Pria Obesitas Berbobot 300 Kg, Diagnosa Sementara Ada Masalah Paru-Paru dan Jantung

Suara Moots | Suara.com

Rabu, 14 Juni 2023 | 22:13 WIB
Kondisi Terkini Fajri Pria Obesitas Berbobot 300 Kg, Diagnosa Sementara Ada Masalah Paru-Paru dan Jantung
Moch Fajri Rifana (26), pasien obesitas berbobot 300 kg, terbaring di rumah sakit. ([Dok. RSUD Kota Tangerang/Wawan Kurniawan])

Hampir sepekan sudah Moch Fajri Rifana (26), pasien obesitas berbobot 300 Kg, dirawat di RSCM Jakarta. Tim dokter memastikan kondisi pria asal Kota Tangerang itu dalam keadaan stabil.

Hasil diagnosa sementara ditemukan sejumlah masalah kesehatan yang timbul akibat obesitas. Di antaranya masalah paru-paru dan jantung.

Kemudian, metabolisme yang tidak maksimal akibat hormon tiroid yang rendah, hingga lecet di sejumlah bagian kulit karena lipatan kulit.

Dokter spesialis anestesi RSCM Sidartha Kusuma melaporkan belum ditemukan komorbid pada tubuh pasien.

Namun ia menyoroti riwayat kecelakaan lalu lintas yang dialami Fajri tiga tahun lalu yang diduga pemicu obesitas.

"Mungkin riwayat kecelakaannya itu yang membuat dia benar-benar tidak beraktivitas, sehingga terjadi timbunan lemak yang berlebih," katanya.

Sebelum peristiwa kecelakaan, berat badan Fajri berkisar 150 kg. Pasca kecelakaan bobotnya bertambah hingga hampir 300 kg.

Saat ini pasien sedang dalam prosedur perawatan lanjutan, di antaranya ventilasi mekanik menggunakan ventilator untuk membantu pernapasan sementara.

Pemantauan ketat tanda vital tekanan darah, pernapasan, saturasi oksigen, dan laju nadi, teropong saluran napas untuk evaluasi dahak yang tersumbat dan menilai saluran napas dan paru-paru pasien.

Dokter juga memeriksa hormon insulin, hormon tiroid, dan gula darah untuk mengevaluasi kondisi obesitas pasien, pemeriksaan aliran darah ke kepala oleh dokter saraf untuk menilai ada penurunan suplai darah ke otak atau tidak, dan rencana pemberian obat topikal untuk infeksi di kulit.

Tim medis RSCM belum bisa memastikan kapan waktu perawatan Fajri usai.

"Kemungkinan akan agak lama untuk pemulihan pasien," kata Direktur Utama RSUPN RSCM Jakarta, dr Lies Dina Liastuti, SpJP(K), MARS, dalam konferensi pers di RSCM Jakarta, Rabu (14/6/2023).

Ditangani Tim Medis Multi-disiplin Ilmu

Lies mengatakan, Fajri ditangani oleh tim dokter multi-disiplin keilmuan. Di antaranya anestesiologi dan perawatan intensif, respirologi, endokrin-metabolik, gastro-enterologi, kardiologi, ilmu penyakit dalam, bedah digestif, bedah vaskuler, urologi, neurologi, psikiatri, dermatologi venerologi, rehabilitasi medik, gizi klinik, dan tim nakes lainnya.

Ia mengatakan kasus Fajri ini termasuk kejadian langka yang dialami orang dewasa. Kasus itu kali kedua ditangani tim medis RSCM, setelah sebelumnya dialami pasien atas nama Arya Permana (10) pada 2016 dengan bobot sekitar 190 kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebih Parah dari Arya, RSCM Terpaksa Beli Alat Khusus dari Luar Negeri buat Tangani Fajri Pasien Berbobot 300 Kg

Lebih Parah dari Arya, RSCM Terpaksa Beli Alat Khusus dari Luar Negeri buat Tangani Fajri Pasien Berbobot 300 Kg

News | Rabu, 14 Juni 2023 | 18:26 WIB

Dokter Jantung Ungkap Cara Aman Turun Berat Badan Untuk Obesitas 300 Kg Seperti Fajri, Olahraga Wajib?

Dokter Jantung Ungkap Cara Aman Turun Berat Badan Untuk Obesitas 300 Kg Seperti Fajri, Olahraga Wajib?

Health | Rabu, 14 Juni 2023 | 17:45 WIB

Berkaca dari Fajri yang Bobotnya 300 Kg, Dokter Ingatkan Risiko Serangan Jantung dan Gagal Jantung Pada Obesitas

Berkaca dari Fajri yang Bobotnya 300 Kg, Dokter Ingatkan Risiko Serangan Jantung dan Gagal Jantung Pada Obesitas

Health | Rabu, 14 Juni 2023 | 17:04 WIB

Terkini

Selepas Kelam

Selepas Kelam

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 17:55 WIB

Daftar Prodi Terancam Dihapus, DPR : Hati-hati, Jangan Korbankan Masa Depan Mahasiswa!

Daftar Prodi Terancam Dihapus, DPR : Hati-hati, Jangan Korbankan Masa Depan Mahasiswa!

Sulsel | Selasa, 28 April 2026 | 17:54 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!

Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!

Sulsel | Selasa, 28 April 2026 | 17:44 WIB

Anggota Gubernur Rudy Mas'ud Incar Triliunan Pajak Aset Raksasa Tambang

Anggota Gubernur Rudy Mas'ud Incar Triliunan Pajak Aset Raksasa Tambang

Kaltim | Selasa, 28 April 2026 | 17:42 WIB

Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 17:40 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB