Warga Minta Izin Ponpes Al Zaytun Dibekukan, Begini Jawaban Ridwan Kamil

Suara Moots

Selasa, 20 Juni 2023 | 17:32 WIB
Warga Minta Izin Ponpes Al Zaytun Dibekukan, Begini Jawaban Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. ([Antara])

Ponpes Al Zaytun di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akhir-akhir ini tengah menuai sorotan tajam. Hal ini lantaran sejumlah kontroversi yang membuat warga resah.

Seperti dugaan mengajarkan ajaran sesat hingga menyanyikan lagu hingga salam Yahudi.

Pekan lalu bahkan Ponpes Al Zaytun didemo massa yang mengatasnamakan Forum Indramayu Menggugat (FIM). 

Mereka meminta pemerintah, Kementerian Agama (Kemenag) hingga MUI bertindak tegas terkait kontroversi Ponpes Al Zaytun.

Ada juga warga yang meminta mencabut izin Ponpes Al Zaytun. Hal itu disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Dibekukan dulu izinya pak?" tulis salah satu netizen dalam kolom komentar postingan Instagram Ridwan Kamil terkait tim investigasi Ponpes Al Zaytun, dikutip Selasa (206/2023).

Menanggapi komentar netizen, Ridwan Kamil menyebutkan bahwa pencabutan izin Ponpes Al Zaytun bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"@ndratea izin Al Zaytun kewenangan Kementrian Agama, bukan pemkab atau Pemprov," tulis @ridwankamil.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya membentuk tim investigasi yang terdiri dari sejumlah pihak terkait polemik Ponpes Al Zaytun.

Mulai dari unsur pendidikan, aparat penegak hukum, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan unsur birokrasi dari Pemprov Jawa Barat. 

Ridwan Kamil memastikan tim itu bekerja dengan berhati-hati, berkeadilan, dan terkonfirmasi.

"Nanti kita lihat hasilnya. Kalau nanti hasilnya ternyata ada pelanggaran pelanggaran secara fiqih, syariat, dan lain sebagainya juga berhubungan dengan potensi pelanggaran administrasi, norma hukum yang ada di Indonesia, dan tindakan tindakan lain bisa disimpulkan," kata dia Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (19/6/2023).

Ridwan Kamil menjelaskan, tim investigasi itu akan bekerja terhitung mulai Selasa (20/6) selama tujuh hari ke depan. 

Ada dua sasaran yang harus dihasilkan tim investigas. Yakni merespon keresahan yang ada di masyarakat, dan mengumpulkan data beserta fakta yang lengkap terkait Al-Zaytun.

Untuk itu, Ridwan Kamil meminta pihak Ponpes Al-Zaytun bersikap kooperatif dengan menerima kehadiran tim investigasi itu.

Pasalnya, dia menyebut beberapa kali Ponpes Al-Zaytun itu menolak pihak-pihak yang ingin melakukan konfirmasi.

"Yang terpenting dari kacamata pemerintah provinsi Jawa Barat kami harus menyelamatkan 5.000-an siswa jika memang terindikasi berada dalam ideologi yang melanggar tatanan hukum tentunya akan ada sebuah upaya upaya yang terukur," kata dia.

Sehingga untuk saat ini, Ridwan Kamil mengatakan pihaknya masih belum bisa mengambil keputusan atau tindakan apapun terhadap Ponpes Al-Zaytun.

Karena akan menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan tim investigasi itu.

"Kami tidak mau melakukan keputusan secara emosional, tanpa ada tabayun atau verifikasi dulu," kata Ridwan Kamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panji Gumilang Sebut Nasab Keturunan Nabi Muhammad Aneh, Ini Respons Habib Quraisy Baharun

Panji Gumilang Sebut Nasab Keturunan Nabi Muhammad Aneh, Ini Respons Habib Quraisy Baharun

Moots | Selasa, 20 Juni 2023 | 16:29 WIB

Komentar Pedas UAS soal Ponpes Al-Zaytun, Singgung Aliran Sesat

Komentar Pedas UAS soal Ponpes Al-Zaytun, Singgung Aliran Sesat

Moots | Senin, 19 Juni 2023 | 18:37 WIB

Polemik Ponpes Al-Zaytun, Ridwan Kamil Bentuk Tim Investigasi, Ini 2 Sasarannya

Polemik Ponpes Al-Zaytun, Ridwan Kamil Bentuk Tim Investigasi, Ini 2 Sasarannya

Moots | Senin, 19 Juni 2023 | 18:25 WIB

Terkini

Di Balik Misteri Nabi Khidir: Mengapa Kisahnya Tidak Pernah Usai untuk Dibahas?

Di Balik Misteri Nabi Khidir: Mengapa Kisahnya Tidak Pernah Usai untuk Dibahas?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:17 WIB

Mengungkap Misteri Hilangnya Personel Band di Saranjana: Kota Ghaib, Malam Ini di ANTV

Mengungkap Misteri Hilangnya Personel Band di Saranjana: Kota Ghaib, Malam Ini di ANTV

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:17 WIB

Kacau! Stadion Pembuka Piala Dunia 2026 Banjir dan Banyak Proyek Mangkrak

Kacau! Stadion Pembuka Piala Dunia 2026 Banjir dan Banyak Proyek Mangkrak

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13 WIB

Timnas Indonesia U-19 Percaya Diri Hadapi Australia, Siap Tempur di Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-19 Percaya Diri Hadapi Australia, Siap Tempur di Semifinal Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:12 WIB

Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam

Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:05 WIB

Namanya Ikut Terseret Kasus Korupsi Dadan Eks Kepala BGN, Dudung: Silahkan Cek!

Namanya Ikut Terseret Kasus Korupsi Dadan Eks Kepala BGN, Dudung: Silahkan Cek!

Video | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

48 Jam Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Demonstran Kepung Stadion Azteca

48 Jam Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Demonstran Kepung Stadion Azteca

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027

Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:02 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB