Terlebih lagi, lanjutnya, daya tahan tubuh Fajri sudah turun. Sehingga kuman yang ada di sekitar tubuh membuat penyakit yang dideritanya menjadi lebih berat dan semakin mudah terinfeksi hingga akhirnya terjadi kegagalan organ.
"Jadi kondisi sepsis itu memang terjadi di kondisi-kondisi tertentu, seperti pasien dengan obesitas komorbid karena Body Mass Index (BMI)-nya di atas 25, ini 91. Jadi benar-benar berat sekali," kata Sidharta.
Pemakaman Pria Obesitas Berbobot 300 Kg
Jenazah Fajri telah dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis siang sekitar pukul 14.38 WIB. Pemakaman almarhum turut dibantu oleh tim Damkar.
"Kami mengerahkan delapan personel Gulkarmat Jakarta Pusat," kata Komandan Insiden Sistem Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Agus Syaban.
Dikutip dari Antara, jenazah Fajri diturunkan dari ambulans oleh para personel Basarnas Kantor SAR Jakarta dengan menggunakan forklift manual pukul 14.03 WIB.
Jarak dari ambulans yang membawa Fajri ke liang lahat sejauh 500 meter. Petugas sempat menemui kendala selama membawa lantaran adanya bebatuan jalanan.
Kemudian, delapan Gulkarmat Jakpus telah berjaga dengan memasang tali katrol sistem pulley (pulley system) di dekat makam mendiang Fajri.
Makam mendiang Fajri berukuran 4x2 meter dan kedalaman 1,8 meter.