7 Fakta Pembunuhan Desy, Gadis Pegawai Fotokopi di Kediri yang Ditemukan Tewas Dalam Karung

Suara Moots

Senin, 10 Juli 2023 | 23:44 WIB
7 Fakta Pembunuhan Desy, Gadis Pegawai Fotokopi di Kediri yang Ditemukan Tewas Dalam Karung
Foto kolase Sulastri memegangi foto dirinya bersama sang putri Desy Nurlailatul Khoiriyah (20) yang mayatnya ditemukan dalam karung di pematang sawah di Kabupaten Kediri. ([Antara/Beritajatim.com])

Warga Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat wanita dalam karung. Mayat tersebut ditemukan di pematang sawah, Sabtu (8/7/2023).

Kekinian diketahui identitas mayat yang ditemukan dekat acar Totok Kerot tersebut bernama Desy Nurlailatul Khoiriyah (20).

Mayat gadis yang berprofesi sebagai pegawai fotokopi di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, itu merupakan korban pembunuhan.

Berikut fakta-fakta kasus pembunuhan Desy yang mayatnya ditemukan dalam karung tersebut.

1. Awal Mayat Ditemukan

Mayat gadis malang itu ditemukan oleh warga sekitar bernama Sapi'i. Saksi saat itu tengah mencari rumput.

Awalnya warga tersebut mencium bau yang menyengat dari dalam karung yang ternyata berisi mayat seorang wanita.

“Ditemukan Pak Sapi’i yang sedang merumput (mencari rumput)," kata Kapolsek Pagu Kapolsek Pagu AKP Suharsono.

2. Dikira Sampah

baca juga

Warga lainnya bernama Imam Khanafi (45) menyebut sudah melihat karung tersebut sejak Kamis (6/7/2023) pukul 14.00 WIB.

Saat itu ia tak curiga dengan isi di dalam karung, berpikir hanya bungkusan sampah yang dibuang di lokasi.

Ia bahkan sempat mengangkat karung tersebut ke atas tanah karena menyumbat saluran irigasi ke sawah yang ditanami jagung.

"Saya lihat di saluran irigasi sini, lalu saya angkat ke atas terus saya pergi. Saya pikir bukan mayat," kata Imam.

Dirinya lantas kaget dengan ramainya temuan mayat dalam karung yang sempat ia pindahkan itu.

"Saya tahunya baru ini. Waktu itu tidak ada bau. Saya juga tidak tahu kalau ternyata isi karung adalah mayat. Malahan saya kira isinya sampah," ujarnya.

3. Barang-Barang Korban Hilang

Sejumlah barang milik korban dilaporkan hilang saat mayatnya ditemukan. Hal ini berdasarkan keterangan dari Sulastri, ibu korban.

Salah satunya sepeda motor korban merek Honda Beat.

"Untuk barang yang hilang saat di TKP dari keterangan keluarga, cincin emas, sepeda motor Honda Beat, dan telepon seluler," kata Kanitpidum Satreskrim Polres Kediri Ipda Dandy Fitra Ramadhan.

4. Penyebab Kematian

Berdasarkan hasil autopsi, penyebab kematian korban bukan karena hantaman dari benda tumpul. Melainkan ada cairan di paru-paru Desy.

Dugaan awal, saat korban di dalam karung, masih setengah sadar hingga kemudian korban dibuang di saluran irigasi sehingga air masuk dan korban meninggal dunia.

"Dari dokter menyatakan korban meninggal saat dibuang di irigasi. Jadi, saat di dalam karung, dari pernyataan dokter bahwa korban dalam keadaan setengah sadar, meninggal karena adanya air yang masuk ke paru-paru, tenggelam," kata Dandy.

5. Tangan dan Kaki Terikat

Saat mayat Desy ditemukan, tubuh bagian tangan serta kakinya dalam keadaan terikat dengan kain kerudung korban.

Akibatnya terdapat luka memar di pergelangan tangan korban, selain luka di bagian ubun-ubun.

"Luka di bagian ubun-ubun akibat benda tumpul. Kemungkinan pada saat dibuang posisi yang jatuh ke tanah adalah kepala. Kami juga belum mengetahui karena butuh pemeriksaan lab tambahan."

"Bisa jadi dipukul sebelum dibuang ke irigasi atau benturan saat di saluran irigasi. Kalau yang ada di tangan mungkin karena ikatan keras," tutur Dandy.

6. Hingga Rabu Malam Tak Pulang

Maryono (73), kakek korban mengatakan saat Rabu (5/7/2023), ia sedang mengaji sedangkan ibu korban takziah di Blitar. Sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Hingga Rabu malam, cucunya yang bekerja di fotokopi belum pulang. Padahal biasanya pulang sekitar jam 20.00 WIB.

Keluarga sempat mencari, namun tiba-tiba ada kabar dari ayah korban berinisial SP yang menyatakan bahwa Desy sudah dicarikan pekerjaan di Lamongan.

Sehingga ayahnya membawa sejumlah baju milik korban.

Hingga kini SP tidak diketahui keberadaannya. Sang istri Sulastri berharap polisi segera menemukan keberadaannya.

"Saya berharap polisi segera menemukannya," ujar Sulastri.

7. Terdengar Teriakan

Bahrudin (44), paman korban yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban mengatakan pada Rabu malam sempat mendengar suara teriakan. Namun ia tidak berani mendekat. 

Ia berpikir ada tamu di rumah saudaranya itu. Sehingga ia pun tidak ke rumah tersebut.

"Rabu malam saya mendengar teriakan sekitar jam 20.30 WIB, setelah itu tidak tahu lagi. Kalau ayahnya itu, Selasa (4/7) dia datang ke rumah, pagi bermalam hingga Rabu pagi berangkat ke Blitar."

"Siang pulang dengan istrinya, Rabu sore kembali ke Blitar, setelah itu istrinya di ditinggal di Blitar, hingga tiba-tiba mendengar suara itu," papar dia.

Ia pun tidak tahu terkait keberadaan SP. Namun, hubungan antara Desy dengan ayahnya kurang baik, disebutnya sering cekcok dan yang memisahkan adalah kakeknya.

Dirinya pun berharap pelaku segera ditemukan dan diadili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta-Fakta Bos Sate di Bekasi Dibunuh Anak Sendiri, Pelaku Pecatan TNI

Fakta-Fakta Bos Sate di Bekasi Dibunuh Anak Sendiri, Pelaku Pecatan TNI

Moots | Jum'at, 30 Juni 2023 | 16:32 WIB

4 Fakta Aksi Sadis Turah Sang Jagal di Klaten, Penggal Kepala Rekan Kerja Gegara Duit Rp 20 Ribu

4 Fakta Aksi Sadis Turah Sang Jagal di Klaten, Penggal Kepala Rekan Kerja Gegara Duit Rp 20 Ribu

Moots | Kamis, 22 Juni 2023 | 22:11 WIB

Update Mayat Mutilasi Dalam Koper Merah, Polisi Temukan Kaki Kanan Korban

Update Mayat Mutilasi Dalam Koper Merah, Polisi Temukan Kaki Kanan Korban

Moots | Senin, 20 Maret 2023 | 22:47 WIB

Terkini

Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk

Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:36 WIB

Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang

Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:32 WIB

Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal

Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:15 WIB

6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota

6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:49 WIB

Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah

Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:44 WIB

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

×