Abanda Herman sosok satu ini sangat familiar bagi pencinta Liga Indonesia. Ia adalah bek asal Kamerun yang pernah membela sejumlah klub besar di Indonesia, salah satunya Persib Bandung.
Tinggalkan kampung halamannya di Yaounde, Kamerun, Abanda Herman lalui perjalanan panjang sejauh 10.637 KM untuk datang ke Indonesia pada 2004.
Klub pertama yang ia bela di Liga Indonesia adalah PSM Makassar. Semusim ini membela tim Juku Eja. Memainkan 30 pertandingan, pemain bernama Ahmad Herman Abanda itu mencetak 5 gol.
Ia lalu pindah ke Persija Jakarta pada musim 2006. Di klub Macan Kemayoran ini, Abanda Herman makin dikenal publik sepak bola Indonesia sebagai bek tangguh tanpa kenal kompromi.
Empat musim Abanda Herman bermain untuk Persija. Ia mencatatkan 112 pertandingan dan mencetak 20 gol. Pada 2010, Abanda Herman putuskan untuk pindah ke Persema Malang.
Semusim di sana, Abanda Herman hijrah ke Persib Bandung. Di tim Pangeran Biru ini, Abanda Herman menemukan sisi lain dari kehidupannya sebagai manusia.
Dapatkan Hidayah Lihat Orang Sholat
Di Persib Bandung, Abanda Herman memutuskan untuk menjadi mualaf alias masuk Islam. Hidayah masuk Islam didapat Abanda Herman saat melihat orang sholat.
18 April 2013, Abanda Herman seperti dikutip dari Bolatimes.com--jaringan Suara.com memutuskan untuk membaca dua kalimat syahadat di Masjid Nurul Iman, Babakansari, Bandung.
Setelah menjadi mualaf, ia pun menyematkan Ahmad di depan namanya menjadi Ahmad Abanda Herman.
Abanda Herman mengaku bahwa ia masuk Islam karena melihat langsung bagaimana rekan-rekannya di Persib melaksanakan sholat lima waktu.
Ia mengaku menemukan kedamaian saat melihat orang sholat. Abanda Herman pun mantab hati untuk belajar dan akhirnya masuk Islam.
Saat membaca dua kalimat syahadat itu, Abanda Herman turut didampingi oleh pelatih Persib Bandung saat itu, Djadjang Nurdjaman.
Bahkan, ada beberapa pemain tim Pangeran Biru yang juga hadir, seperti Maman Abdurrahman hingga Airlangga Sucipto.
Namun di tahun Abanda Herman putuskan untuk masuk Islam, ia harus meninggalkan Persib. Hal itu lantaran adanya perombakan di skuat Maung Bandung.