Belakangan ini beredar kabar menggemparkan berisi klaim pelaku utama penjegalan Anies Baswedan menyerahkan diri. Klaim tersebut juga mengklaim pelaku mengaku diperintah istana untuk habisi Calon Presiden (capres) Koalisi Perubahan itu.
Klaim pelaku penjegalan Anies Baswedan menyerahkan diri dan ngaku diperintah istana habisi Anies beredar melalui video yang diunggah kanal Youtube Rahasia Politik.
“GEMPAR!! PELAKU UT4M4 PENJEGALAN ANIES MENYERAHKAN DIRI AKUI DIPERINT4H IST4N4 UTK H4BISI ANIES!” tulis narasi unggahan video yang diunggah kanal Youtube tersebut.
Lantas, benarkah klaim pelaku penjegalan Anies Baswedan menyerahkan diri dan ngaku diperintah istana habisi Anies? selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim pelaku penjegalan Anies Baswedan menyerahkan diri dan ngaku diperintah istana habisi Anies diunggah kanal Youtube Rahasia Politik.
Dalam thumbnail video tersebut terlihat seorang pria berbaju oranye alias baju tahanan dikelilingi polisi bersenjata lengkap.
Usai ditelusuri, gambar pada thumbnail video tersebut ternyata bukan penyerahan diri pelaku penjegalan Anies Baswedan. Foto asli tersebut merupakan foto yang diunggah laman Jawapos berjudul “BNPT Sebut 31 Orang PNS Jadi Tersangka Terorisme.”
Sementara, narasi yang dibacakan dalam video tersebut tidak menjelaskan tentang klaim dalam video tersebut. Narasi yang dibacakan dalam video tersebut justru identik dengan artikel kompas berjudul “Strategi Pemenangan Anies Baswedan Telah Dibentuk”.
Baca Juga: Dihantam Pak RT hingga Tercebur ke Waduk Saat Lomba 17 Agustus, Anies Baswedan Kasih Respon Menohok
Artikel yang diunggah 25 April 2023 itu membahas soal Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang telah membangun strategi untuk memenangkan Anies Baswedan.
Meski demikian, koalisi perubahan perlu mengantisipasi masalah yang akan menerpa, salah satunya soal calon wakil presiden.
Narator dalam video tersebut juga tampak membacakan artikel Warta Ekonomi berjudul “Kekuatan Anies Baswedan Kunci Penentu Nasib Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024, Bisa Jadi Duet atau Malah Duel”.
Artikel ini diunggah pada 26 April 2023 dan menjelaskan tentang penilaian pengamat politik Universitas Jember Muhammad Iqbal tentang duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2024 ditentukan oleh elektabilitas Anies Baswedan.
Ganjar diprediksi bisa duet (berpasangan) atau duel (lawan) Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Terlebih, jika elektabilitas bakal capres Anies Baswedan meningkat ke depannya.
Dikutip dari Detik, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto menjadi lawan dalam pemilihan presiden mendatang.