Seragam Terbaik dan Terburuk di Pembukaan Sochi 2014

admin

Sabtu, 08 Februari 2014 | 16:55 WIB
Seragam Terbaik dan Terburuk di Pembukaan Sochi 2014
Kontingen Jerman dengan seragam penuh warnanya. (Foto: USA Today)

Suara.com - Pembukaan Olimpiade Musim Dingin ke-22 di Sochi, Rusia, telah berlalu. Kemeriahan di malam itu, Jumat (7/2) mulai sekitar pukul 20.14 waktu setempat atau mendekati Sabtu dinihari WIB, telah disaksikan dan dipuji oleh banyak orang.

Satu bagian yang turut menjadi pusat perhatian khalayak, baik yang hadir langsung di Stadion Fisht maupun yang menyaksikan dari layar kaca, adalah saat kontingen demi kontingen bermunculan untuk berparade. Wajar, sebagaimana juga ajang-ajang serupa, salah satu fokus perhatian adalah seragam masing-masing kontingen.

Mana yang termasuk kategori penampilan terbaik maupun yang terburuk, sesungguhnya juga tergantung selera dari masing-masing yang menilai. Tetapi setidaknya, sebagaimana dirangkum Yahoo dari jejaring sosial, penampilan beberapa kontingen kali ini memang bisa dikatakan menonjol.

Berpenampilan terbaik
Dengan jaket tim yang penuh warna, Jerman langsung menyita perhatian, bahkan lama sejak mereka belum berparade di Sochi (saat merilis kostum timnya). "Bagus sekali Jerman dengan seragam pelanginya di Upacara Pembukaan, terlepas dari apakah itu memuat pesan politik atau tidak," ungkap pemilik akun @maguirerin di Twitter. Untuk diketahui, banyak orang percaya Jerman sengaja memilih desain pelangi (simbol dukungan pada homoseksual) itu demi menyindir Rusia yang masih kerap disebut anti-gay.

Kontingen lain yang juga dipuji seragamnya adalah tetangga Jerman, yaitu Belgia. Mereka disebut tahu bagaimana menampilkan gaya atlet sebenarnya. "Belgia dengan tracksuit terbaik sejauh ini," tulis seorang pengomentar pula di jejaring sosial.

Tim kecil asal Jamaika juga mendapatkan pujian serupa, dengan seragam olahraga sederhana mereka yang justru tampak cool. "Gemuruh teriakan penonton terbesar di Parade Kontingen, selain untuk tuan rumah Rusia (adalah)... tim Jamaika," tulis @jennifer_k_long pula.

Pujian lainnya juga diberikan kepda kontingen Lithuania yang berparade dalam penampilan terang dan "segar" layaknya "lemon and lime".

Sama pula halnya dengan tim Belarus yang tampil dengan pakaian atlet khas musim dingin, yang dipuji karena tampak lucu dan menyenangkan. Itu karena seragam mereka dilengkapi topi kombinasi warna merah-putih yang berhiaskan pompom di puncaknya.

Dipuji, tapi belum tentu baik
Kontingen Bermuda tampil unik, yaitu tetap dengan ciri khasnya berupa celana pendek. Meskipun sebenarnya pakaian mereka ini riskan di cuaca dingin. "Bermuda mengenakan celana pendek di acara pembukaan. Berani!" tulis @SilviaAscarelli.

Hal serupa juga diperagakan tim Spanyol, yang sengaja tidak memilih jaket atau pakaian musim dingin lainnya. Sebaliknya, mereka tampil mengenakan blazer dan baret dengan warna khasnya. "Ohhh, seragam yang bagus (oleh) tim Spanyol," tulis pemilik akun ?@TrevorBoller pula.

Akan halnya tuan rumah Rusia, mereka pun termasuk dalam kategori ini, karena kendati seragam tiga warnanya yang diberi aksen bulu-bulu dinilai menarik, sejumlah orang mungkin jadi teringat pada Sinterklas dan bukannya Olimpiade Sochi.

Seragam terburuk
Salah satu tim terbesar dan kandidat juara umum, Amerika Serikat (AS), justru disebut banyak orang sebagai kontingen berpenampilan terburuk di pembukaan Olimpade kali ini. Twitter bahkan digambarkan seakan "meledak" oleh komentar negatif orang-orang terhadap sweater merah-putih-biru rancangan Ralph Lauren yang dikenakan para atlet. "Sangat (ala-ala) Natal... lol," tulis seorang pengomentar. "Tim USA (langsung) mendapatkan medali untuk seragam pembukaan terjelek," tulis @DavidJMader. "Pakaian yang bagus jika Anda ingin memenangi kontes sweater terburuk," timpal @devinnnc pula.

Sementara, salah satu tim lain yang juga dinilai berpenampilan buruk atau tidak tepat, adalah Tonga, kontingen dari negeri beriklim hangat. Tampil perdana di Olimpiade Musim Dingin, jaket atletnya yang dihiasi gambar nyiur besar dan pemandangan pantai, dinilai banyak orang lebih baik dikenakan pada Olimpiade Musim Panas ketimbang di Sochi. (Yahoo)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanpa Mohamed Salah, Timnas Mesir Tekuk Rusia 1-0 pada Laga Uji Coba

Tanpa Mohamed Salah, Timnas Mesir Tekuk Rusia 1-0 pada Laga Uji Coba

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:22 WIB

Ada Miracle of Bern, Ini 8 Comeback Gila yang Terjadi di Piala Dunia

Ada Miracle of Bern, Ini 8 Comeback Gila yang Terjadi di Piala Dunia

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:53 WIB

30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia

30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:59 WIB

Ketika Raksasa Tumbang: 10 Kejutan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia

Ketika Raksasa Tumbang: 10 Kejutan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:24 WIB

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:33 WIB

Wolfsburg Resmi Degradasi dari Bundesliga setelah 28 Tahun

Wolfsburg Resmi Degradasi dari Bundesliga setelah 28 Tahun

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 05:56 WIB

Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa

Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 14:14 WIB

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:49 WIB

Manuel Neuer Dipastikan Jadi Kiper Utama Jerman di Piala Dunia 2026

Manuel Neuer Dipastikan Jadi Kiper Utama Jerman di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:29 WIB

Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026

Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB