Batu Vulkanik Hujani Rumah Warga Pandansari sampai Hancur

admin

Rabu, 19 Februari 2014 | 13:05 WIB
Batu Vulkanik Hujani Rumah Warga Pandansari sampai Hancur
Akibat erupsi Gunung Kelud, atap bangunan di Desa Pandansari, Ngantang, rusak (Foto Dispenarmatim)

Suara.com - Batuan Vulkanik erupsi Gunung Kelud menghancurkan seluruh atap rumah warga Dusun Sambirejo, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Saat meninjau pasukan Marinir yang sedang membersihkan jalan di Desa Pandansari, hari ini, Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Timur (Dispenarmatim) mendapati ratusan rumah warga mengalami rusak berat akibat erupsi.

Sebanyak dua peleton Marinir yang dipimpin Komandan Tim Lapangan Mayor Marinir Hadi Wibowo, dikerahkan oleh TNI AL untuk membantu membersihkan fasilitas umum, jalan raya, tempat ibadah, dan rumah warga Desa Pandansari. Pasukan Marinir berada di tempat tersebut sejak Sabtu (15/2/2014).

Komandan Tim Marinir menuturkan ketika pertama kali masuk ke daerah tersebut, Desa Pandansari nyaris tidak ada kehidupan karena seluruh warga mengungsi.

Pasukan Marinir dihadapkan dengan pekerjaan berat, seperti membuka jalan dari timbunan material vulkanik berupa batu, kerikil, pasir dan abu yang menutupi jalan hingga mencapai ketebalan 50 sentimeter. Guna menjaga keamanan rumah penduduk pasukan Marinir juga melaksanakan patroli malam secara rutin di Desa Pandansari.

Hal ini bertujuan untuk mengantisispasi segala kemungkinan yang terjadi pada Gunung Kelud, jika ada erupsi susulan. Dengan demikian pasukan Marinir dapat membantu warga yang masih bertahan di rumahnya untuk segera dievakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, pasukan Marinir masih terus membantu warga desa Pandansari hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dari hasil pantauan tim Dispenarmatim, jika dibandingkan dengan wilayah Kediri dan Blitar dampak erupsi Gunung Kelud yang paling parah berada di Desa Pandansari, Kecamatan Pujon.

Hampir seluruh bangunan, sarana umum dan rumah warga mengalami rusak berat. Perabotan dan harta benda yang ada di rumah tertimbun material vulkanik dan rusak berat.

Pasokan air bersih pun terhenti akibat pipa-pipa instalasi air banyak yang pecah dan tertimbun material longsor. Akibat kebutuhan paling mendasar itu tidak tersedia, penduduk desa tidak dapat beraktivitas secara maksimal, baik memasak maupun mencuci.

Menurut Ngadiwaris, Ketua RT. 2 Rw. 04 Dusun Sambirejo, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Masyarakat desa berharap kepada pihak terkait segera memperbaiki instalasi air yang rusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat

Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat

Your Say | Sabtu, 07 Maret 2026 | 18:31 WIB

Alat Perekam Getaran Gempa di Gunung Kelud Rp1,5 Miliar Dicuri, Malingnya Gak Ngotak!

Alat Perekam Getaran Gempa di Gunung Kelud Rp1,5 Miliar Dicuri, Malingnya Gak Ngotak!

News | Rabu, 10 September 2025 | 12:08 WIB

Maling Nekat Gondol Alat Pemantau Gunung Kelud Senilai Rp1,5 Miliar, Papan Peringatan Tak Mempan

Maling Nekat Gondol Alat Pemantau Gunung Kelud Senilai Rp1,5 Miliar, Papan Peringatan Tak Mempan

News | Rabu, 10 September 2025 | 11:42 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

×