Kak Seto dan Doyok Aksi di Depan Anak Korban Erupsi Kelud

admin

Selasa, 25 Februari 2014 | 23:33 WIB
Kak Seto dan Doyok Aksi di Depan Anak Korban Erupsi Kelud
Kak Seto bersama anak korban Erupsi Gunung Kelud (Humas ACT)

Suara.com - Sejak pagi, Selasa (25/2/2014), sekitar 100 murid SDN 01 dan 02 Satak, Kediri, Jawa Timur, sudah mengantre untuk menyambut Kak Seto, Doyok, Ali Nurdin dan tim Trauma Healing Aksi Cepat Tanggap (ACT). Mereka terlihat ceria untuk antre menyalami Kak Seto dan rombongan.

Selain anak-anak, juga sekitar 200 orang dewasa hadir dalam acara trauma healing tersebut. Kedatangan rombongan ACT dan Kak Seto bertujuan untuk menghibur anak-anak korban bencana erupsi Gunung Kelud. Anak-anak belum bisa masuk sekolah karena atap sekolah mereka hancur terkena terjangan material vulkanik.

Kak Seto menghibur anak-anak dengan nyanyian, bercerita dengan boneka, bermain sulap sambil mengajak anak-anak bernyanyi, senam ringan dengan penuh riang gembira. Kak Seto juga berpesan kepada anak-anak agar selalu sabar menghadapi musibah dan selalu ceria supaya sehat dan supaya bisa terus beraktivitas.

“Jangan menyerah. Tetap menjalani hari-hari dengan ceria walau kadang musibah datang menguji kita,” kata Kak Seto.

Kak Seto juga menceritakan pengalaman hidupnya kepada anak-anak. Saat kecil, rumah Kak Seto pernah terkena banjir. Ia juga mengungkapkan perjuangan hidupnya yang pernah jadi tukang koran, tukang batu, dan pembantu rumah tangga untuk membiayai hidup sambil terus mengejar cita-citanya sekolah hingga ke perguruan tinggi.

Kepada ibu dan bapak, Kak Seto juga menyerukan,  “Stop kekerasan pada anak-anak.”

Sementara pelawak Doyok dan Ali Nurdin secara bergantian menghibur dengan obrolan-obrolan yang lucu. Doyok mengatakan dia dan Ali sering menggalang dana untuk bencana, terus turun ke lapangan pernah bersama Srimulat.

Menurut Nurman Priatna, Creative and Marketing Communication Director ACT,  “Doyok itu serius kalau ngomongin kepedulian, itu urusan hati, panggilan batin.”

Bersamaan dengan kegiatan trauma healing, ACT bermitra dengan BNI juga menggelar pelayanan kesehatan (Pelkes) yang bertempat di ruang kelas SD 01 Satak.

Sementara itu, tim polisi dari Polsek Puncu ikut membantu bergotong-royong kerja bakti membersihkan sekolah yang terkena abu vulkanik dan pasir dari Gunung Kelud.

Usai memberikan trauma healing dari SD 01 Satak, Kak Seto dan rombongan menyempatkan diri berkunjung ke PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan secara singkat menghibur anak-anak PAUD dan warga yang ramai memenuhi lokasi.

Bersamaan juga dengan kunjungan Gubernur Jawa Timur dan Bupati Kediri, rombongan Kak  Seto menyempatkan untuk mengunjungi Desa Laharpang yang berada di radius 5 kilometer dari puncak Kelud.

“Yang paling penting semangat dan perhatiannya Kak Seto terhadap warga korban Kelud. Kelihatan interaksinya hangat dan empatik banget sama Kak Seto dengan menggunakan bahasa Jawa yang halus menyapa warga,” kata Nurman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Relawan Gotong Royong Perbaiki Rumah Korban Erupsi Gunung Kelud

Relawan Gotong Royong Perbaiki Rumah Korban Erupsi Gunung Kelud

News | Senin, 24 Februari 2014 | 23:04 WIB

Himpun Dana Kemanusiaan, Teuku Wisnu Sumbang Puisi

Himpun Dana Kemanusiaan, Teuku Wisnu Sumbang Puisi

News | Senin, 24 Februari 2014 | 03:35 WIB

Sebagian Warga Sekitar Kelud Pertaruhkan Nyawa demi Sapi

Sebagian Warga Sekitar Kelud Pertaruhkan Nyawa demi Sapi

News | Minggu, 23 Februari 2014 | 20:40 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×