Misteri Baru: Tidak Satupun Penumpang MH370 Gunakan Ponselnya

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 19 Maret 2014 | 15:54 WIB
Misteri Baru: Tidak Satupun Penumpang MH370 Gunakan Ponselnya
Seorang keluarga penumpang asal Malaysia tunjukkan foto keluarganya. (Reuters/Samsul Said)

Suara.com - Satu lagi pernyataan muncul di seputar misteri hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Di era smartphone dan media sosial, mengapa tidak satupun penumpang pesawat yang mencoba menghubungi keluarga atau kerabat?

Sebab, panggilan telepon, pesan singkat maupun surat elektronik dari penumpang MH370 tentu akan menjadi petunjuk berharga bagi para penyidik.

Tiadanya jejak komunikasi telepon bisa jadi indikasi bahwa pesawat terbang terlalu tinggi atau terbang di atas air. Indikasi lainnya, penumpang tidak sadarkan diri, kemungkinan akibat perubahan tekanan dalam kabin.

Pakar telekomunikasi mengatakan, peluang penumpang untuk menggunakan perangkat mobile mereka lebih besar ketika berada dalam jangkauan jaringan mobile di daratan. Selain itu, para pakar juga tidak yakin penumpang bisa menggunakan ponsel saat pesawat sedang melaju cepat atau dalam ketinggian tertentu.

"Secara teoritis, jaringan mobile masih bisa dijangkau saat pesawat berada dalam ketinggian 7 ribu hingga 13 ribu meter," kata konsultan telekomunikasi Singapura Koh Chee Koon seperti dikutip Asia One.

Kendati demikian, terbatasnya daya pancar ponsel komersil, ditambah tebalnya dinding badan pesawat, membuat koneksi makin sulit.

"Butuh sedikit keberuntungan agar ponsel bisa mendapat sinyal jaringan yang kuat dan baik," tambah Koh.

Pada insiden serangan teroris di World Trade Centre, Amerika Serikat, 11 September 2011, sejumlah penumpang pesawat yang dibajak bisa menghubungi keluarga dengan ponsel mereka. Itu bisa dilakukan karena pesawat terbang rendah sehingga ponsel penumpang bisa mendapat jaringan ponsel di darat.

Belakangan, sejumlah maskapai memperkenalkan teknologi yang memungkinkan penumpang menggunakan ponsel mereka dengan perangkat tambahan di pesawat. Namun sayang, perangkat semacam itu belum terpasang pada pesawat Malaysia Airlines MH370.

Menurut A.K. Dewdney, profesor di Universitas Ontario, Kanada, tanpa perangkat itu, ponsel tidak bisa digunakan jika pesawat jauh dari menara jaringan mobile.

"Ponsel tidak mungkin bisa digunakan dalam pesawat yang terbang di atas laut, bahkan jika terbang rendah sekalipun," kata dia.(Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Pencarian MH370 Sebaiknya Dihentikan Tiga Hari Lagi

Pengamat: Pencarian MH370 Sebaiknya Dihentikan Tiga Hari Lagi

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 11:58 WIB

Sebuah Pesawat, Diduga MH370, Dilihat Warga Maladewa

Sebuah Pesawat, Diduga MH370, Dilihat Warga Maladewa

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 11:08 WIB

Spekulasi Pendaratan Pesawat MAS MH370 di Pulau Karang Diego Garcia Mencuat

Spekulasi Pendaratan Pesawat MAS MH370 di Pulau Karang Diego Garcia Mencuat

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 09:39 WIB

3 Berita Palsu tentang Pesawat Malaysia Airlines MH370

3 Berita Palsu tentang Pesawat Malaysia Airlines MH370

Tekno | Selasa, 18 Maret 2014 | 20:32 WIB

4 Teori Paling Populer Soal Hilangnya MAS MH370

4 Teori Paling Populer Soal Hilangnya MAS MH370

News | Selasa, 18 Maret 2014 | 17:01 WIB

Terkini

Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor

Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:29 WIB

Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel

Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:25 WIB

Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:58 WIB

Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!

Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:40 WIB

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:26 WIB

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:23 WIB

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:49 WIB

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:25 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB