Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 12:58 WIB
Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?
Menko PMK Pratikno (Suara.com/Lilis Varwati)
  • Menko PMK Pratikno mengaku cemas saat berkomunikasi dengan Menteri PPPA karena sering membahas isu perlindungan perempuan dan anak.
  • Pratikno menyampaikan kekhawatiran tersebut saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Museum STOVIA, Jakarta, untuk menyoroti urgensi masalah sosial.
  • Kekerasan terhadap perempuan dan anak kini menjadi ancaman serius yang terjadi di lingkungan domestik terdekat masyarakat Indonesia.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengaku kerap merasa cemas hingga ketakutan setiap kali menerima panggilan telepon maupun bertemu langsung dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi.

Hal tersebut disampaikan Pratikno saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Museum Kebangkitan Nasional STOVIA, Jakarta. Di hadapan para hadirin, Pratikno menceritakan momen saat dirinya dihubungi oleh Menteri PPPA pada malam sebelumnya.

"Saya itu kalau menerima telepon Bu Menteri PPPA selalu ketakutan. Tadi malam beliau telepon, saya bilang ke istri, saya mohon maaf Bu tidak langsung saya terima karena saya harus menata hati dulu. Ini cerita apalagi yang akan disampaikan oleh Bu Menteri PPPA," ujar Pratikno.

Pratikno berseloroh bahwa dirinya sebisa mungkin menghindari pertemuan di sore hari dengan Menteri PPPA demi menjaga ketenangan waktu istirahatnya di malam hari. Ketakutan ini diakuinya bukan hal baru, melainkan sudah dirasakannya sejak masa jabatan Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

"Jadi kalau sudah ketemu Bu Menteri PPPA, itu sore hari saya sangat hindari, karena bisa jadi malam harinya enggak bisa tidur saya. Jadi dari dulu Ibu Menteri PPPA begitu. Saya ingat Bu Bintang juga begitu. Paling takut saya ketemu Bu Bintang, termasuk Bu Arifah. Apalagi kalau sudah bicara 'pak, kita bicara berdua', itu sudah bahaya itu, rasanya sudah bisa berhari-hari traumanya," kelakar Pratikno.

Di balik kelakarnya, Pratikno menegaskan ada pesan mendalam dan serius terkait kondisi perlindungan perempuan dan anak di Indonesia saat ini. Lebih dari satu abad sejak momentum Kebangkitan Nasional, bangsa Indonesia dinilai masih menghadapi ancaman besar yang justru datang dari lingkungan terdekat.

"Sekian abad yang lalu, satu abad lebih ya Kebangkitan Nasional kita, tapi kita masih menghadapi sebuah masalah yang justru musuhnya itu ada di diri kita sendiri," tegasnya.

Merujuk pada berbagai laporan dan cerita yang kerap disampaikan oleh Kementerian PPPA, Pratikno mengingatkan publik bahwa ancaman kekerasan tidak lagi berjarak jauh, melainkan sudah mengepung ruang-ruang domestik dan sosial masyarakat.

"Seperti yang sering diceritakan oleh Bu Menteri PPPA, kekerasan itu ada di sekitar kita dan itu bisa korbannya siapa saja, bisa orang-orang yang kita cintai korbannya, bisa anak-anak yang dekat dengan kita, anak-anak yang sangat kita kenal, dan itu tentu saja sangat-sangat menyakitkan," pungkas Pratikno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Terkini

Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!

Dukung Prabowo Sikat Oknum 'Coklat' dan 'Hijau' Beking Kejahatan, Sahroni: Pecat dan Pidana!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:40 WIB

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:26 WIB

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:23 WIB

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:49 WIB

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:25 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:47 WIB

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB