Empat Reaksi Khas Jokowi Tiap Kali Raih Prestasi Bergengsi Tingkat Dunia

Siswanto | Suara.com

Selasa, 25 Maret 2014 | 05:20 WIB
Empat Reaksi Khas Jokowi Tiap Kali Raih Prestasi Bergengsi Tingkat Dunia
Joko Widodo. [suara.com/Bagus Santosa]

Nama Jokowi disejajarkan dengan pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus dan mantan kontraktor pada Badan Keamanan Nasional AS (NSA) Edward Snowden.

Walau meraih penghargaan bergengsi, Jokowi tetap santai.

“Ya biasa saja. Wong selama jadi gubernur saja saya belum pernah ke Amerika. Kalau dulu sih rutin. Jadi saya tidak ngerti kenapa bisa dinobatkan seperti itu,” kata Jokowi Balai Kota, Rabu (11/12/2013) malam. “Apa ada yang beda dengan saya dari tahun kemarin? Baju tidak pernah ganti. Wajah juga biasa saja, tidak ganti-ganti."

3. Masuk MURI

Jokowi melantik 415 pejabat yang terdiri dari 44 camat, 34 non-camat (mengisi jabatan eselon III), 267 lurah, dan 73 non-lurah (mengisi jabatan eselon IV) hasil dari program seleksi lelang jabatan camat dan lurah.

Pelantikan ini kemudian mendapat perhatian Museum Rekor Indonesia (Muri). MURI memasukkan peristiwa tersebut ke dalam rekor dunia kategori pelantikan pejabat terbanyak.

"Ini nih biangnya Pak Jokowi, makanya pelantikan hari ini masuk rekor dunia," kata Ketua Umum Muri Jaya Suprana di Balai Kota Jakarta, Kamis (27/6/2013). "Walaupun saya tak mendukung Jokowi jadi Gubernur, saya dukung Jokowi jadi presiden."

Jokowi mengapresiasi anugerah tersebut. Tapi, baginya yang paling penting ialah bagaimana pejabat-pejabat tersebut bekerja setelah dilantik.

"Jangan pikirin masalah yang besar, itu urusan Gubernur. Urusan lurah dan camat mulai masalah kecil, hal-hal kecil di wilayah lurah dan camat," kata Jokowi.

4. Masuk nominator 25 wali kota terbaik dunia

Ketika masih menjadi Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jokowi masuk kategori 25 wali kota terbaik di dunia versi The City Mayors Foundation.

Jokowi mendapat urutan pertama sebagai wali kota terbaik. Posisi berikutnya diduduki Wali Kota Tel Aviv (Israel) Ron Huldai, kemudian Wali Kota Anegeles Citu (Filipina) Edgardo Pamintuan, lalu Wali Kota Changwoon City (Korea Selatan) Park Wan Suu, dan Wali Kota Angkara (Turki) Melih Gokcek.

Jokowi biasa-biasa saja mendengar berita tersebut.

"Saya hanya bisa bersyukur. Tapi hal itu bagi saya biasa saja," kata Jokowi pada tanggal 12 Juni 2012. "Saya tidak pernah berpikiran macam-macam. Saya hanya ingin terus bekerja melayani masyarakat. Kalau masyarakat menilai baik, silakan. Kalau masyarakat menilai buruk, silakan. Yang penting saya bekerja."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Masuk 50 Besar Pemimpin Terbaik di Dunia

Jokowi Masuk 50 Besar Pemimpin Terbaik di Dunia

News | Senin, 24 Maret 2014 | 14:02 WIB

Enam Aksi Jokowi yang Bikin Heboh Saat Kampanye

Enam Aksi Jokowi yang Bikin Heboh Saat Kampanye

News | Senin, 24 Maret 2014 | 06:04 WIB

Empat Pernyataan Jokowi yang Mengaduk-aduk Emosi Pendukung

Empat Pernyataan Jokowi yang Mengaduk-aduk Emosi Pendukung

News | Senin, 24 Maret 2014 | 05:56 WIB

Terkini

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB