Tiga Tokoh yang Menyebabkan Suara PKB Melonjak

Doddy Rosadi

Kamis, 10 April 2014 | 08:50 WIB
Tiga Tokoh yang Menyebabkan Suara PKB Melonjak
Bakal capres dari PKB Rhoma Irama (tengah) bersama para pendukung (Antara/Zarqoni)

Suara.com - Lonjakan suara yang diraih Partai Kebangkitan Bangsa pada pemilu legislatif 2014 merupakan sebuah kejutan yang tidak pernah diduga. Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, PKB meraih suara 9,17 persen dan berada di posisi empat.

Wakil Direktur LSM Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Veri Junaidi mengatakan, lonjakan suara yang diraih PKB kemungkinan karena partai itu tidak mengusung Ketua Umum Muhaimin Iskandar sebagai capres.

Keputusan untuk mengajukan nama tiga tokoh yaitu penyanyi dangdut Rhoma Irama, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla diyakini menjadi penyebab terjadinya lonjakan suara.

“Tiga tokoh itu, Rhoma Irama, Mahfud MD dan Jusuf Kalla itu kan punya simpatisan masing-masing. Saya pikir ini yang membuat suara PKB bisa melonjak pada pemilu legislatif kali ini. Warga memilih partai yang calon presidennya mereka kenal dan kebetulan tiga tokoh yang diusung PKB untuk menjadi capres itu sudah dikenal oleh masyarakat,” kata Veri kepada suara.com ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (10/9/2014).

Veri mengatakan, perolehan suara cukup besar yang diraih PKB pada pemilu legislatif 2014 membuat partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu akan memegang peranan sentral dalam upaya koalisi menuju pemilu presiden.

Veri meyakini, tiga parpol besar yaitu PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Gerindra akan saling berebut mengajak PKB untuk koalisi. Koalisi harus dilakukan karena UU mensyaratkan untuk mengajukan calon presiden partai politik harus meraih minimal 20 persen suara.

Dari hasil hitung cepat, tidak ada satu pun parpol yang meraih 20 persen. PDI Perjuangan hanya meraih 19 persen, lalu Partai Golkar 15 persen dan Partai Gerindra 11 persen. Lima tahun lalu, PKB hanya meraih 4,9 persen. Partai itu hanya menempati posisi tujuh di belakang Demokrat, Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Partai Amanat Nasional dan PPP. Pada pemilu legislatif 2014, PKB diperkirakan berada di posisi lima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panwaslu Sulit Buktikan Politik Uang

Panwaslu Sulit Buktikan Politik Uang

News | Jum'at, 11 April 2014 | 09:16 WIB

Pemilu 2019 Sebaiknya Gunakan e-Voting

Pemilu 2019 Sebaiknya Gunakan e-Voting

News | Jum'at, 11 April 2014 | 08:07 WIB

Tolak Manipulasi Suara Pileg, Rumah Kades di Bangkalan Dibakar Massa

Tolak Manipulasi Suara Pileg, Rumah Kades di Bangkalan Dibakar Massa

News | Jum'at, 11 April 2014 | 06:15 WIB

Sibuk Pilpres, Tugas Gubernur Jokowi Tak Terganggu

Sibuk Pilpres, Tugas Gubernur Jokowi Tak Terganggu

News | Jum'at, 11 April 2014 | 00:30 WIB

Tagar #jokowiranto Tiba-tiba Jadi "Trending Topic" Twitter

Tagar #jokowiranto Tiba-tiba Jadi "Trending Topic" Twitter

News | Kamis, 10 April 2014 | 23:59 WIB

Terkini

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×