Tolak Manipulasi Suara Pileg, Rumah Kades di Bangkalan Dibakar Massa

Madinah | Suara.com

Jum'at, 11 April 2014 | 06:15 WIB
Tolak Manipulasi Suara Pileg, Rumah Kades di Bangkalan Dibakar Massa
ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Malang benar nasib Nawawi, Kepala Desa (Kades) Tlagah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Gara-gara menolak memanipulasi suara Pemilu yang diperintahkan pamannya sendiri, rumahnya diamuk dan dibakar massa.

Demi keselamatan, Polres Bangkalan terpaksa mengamankan Kades Nawawi ke Mapolsek Galis, Kamis (9/4/2014) malam. Dikhawatirkan massa yang melakukan pembakaran rumah akan kembali lagi.

"Ini demi pertimbangan keamanan, karena kalau ada di Mapolsek keamanan Pak Kades lebih terjamin. Di samping itu, rumahnya kan jauh, dan medan menuju rumah kades juga sulit. Kalau terjadi apa-apa petugas juga tidak bisa bergerak cepat," kata Kapolres Bangkalan AKBP Sulistijono.

Sebelum akhirnya dievakuasi dari rumahnya, Kades Nawawi memilih bertahan di rumahnya karena merasa berada di pihak yang benar. Dia menolak melakukan manipulasi suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April lalu sebagaimana yang diperintahkan pamannya. Namun, setelah petugas memberikan pengertian, Kades Nawawi akhirnya mengikuti kemauan petugas.

Sejumlah petugas polisi ditempatkan di kediaman Kades Nawawi untuk berjaga-jaga.
"Yang terpenting pengamanan dulu, setelah itu baru kami melakukan lidik," terang Sulistijono.

Kasus pembakaran rumah Kepala Desa Tlagah itu terjadi pada Kamis (10/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Massa datang dengan mengendarai mobil bak terbuka dan langsung melempar jeriken berisi bensin. Sebagian ada yang memecahkan kaca dinding rumah dan kaca mobil yang sedang diparkir di halaman rumah.

Kades Nawawi mengaku tidak mengetahui pasti apa penyebab pembakaran dan perusakan rumahnya. Namun diduga peristiwa tersebut berkaitan dengan Pileg yang baru saja dilaksanakan.

Pamannya adalah pendukung salah satu Calon Legislatif (Caleg) bernama Haji Halib. Sang paman tidak puas dengan perolehan suara yang diraih Caleg pilihannya. Sebelumnya, yang bersangkutan pernah datang dan meminta dirinya untuk mengatur perolehan suara salahb seorang caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar ditambah 1.200 suara. Pasalnya, perolehan suara si Caleg yang didukung sangat rendah. Namun keinginan tersebut ditolak.

"Nah, karena saya menolak itu, paman mengancam akan membakar rumah. Dan tadi setelah magrib ternyata benar-benar datang membawa massa dan hendak membakar rumah. Untungnya bisa segera diselamatkan," kata Nawawi.

Selain berupaya membakar rumah Kepala Desa Tlagah, massa juga mengancam berupaya membakar kotak suara hasil pemungutan suara di berbagai TPS di desa itu.

Hanya saja, upaya massa membakar rumah Kepala Desa Nawawi itu bisa dicegah dan api bisa segera dipadamkan, sehingga yang terbakar hanya daun pintu dan jendela rumah Kades. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKB Tak Mau Asal-asalan Koalisi

PKB Tak Mau Asal-asalan Koalisi

News | Kamis, 10 April 2014 | 22:23 WIB

Marzuki Alie Ibaratkan Partai Menengah seperti Gadis Siap Dipinang

Marzuki Alie Ibaratkan Partai Menengah seperti Gadis Siap Dipinang

News | Kamis, 10 April 2014 | 21:35 WIB

Muhaimin Bersyukur Punya Caleg Artis

Muhaimin Bersyukur Punya Caleg Artis

News | Kamis, 10 April 2014 | 21:00 WIB

Posisi Terlempar dari Tiga Besar, Demokrat Siap Kalah

Posisi Terlempar dari Tiga Besar, Demokrat Siap Kalah

News | Kamis, 10 April 2014 | 20:56 WIB

PDIP Menang, Kader dan Simpatisan Cukur Gundul

PDIP Menang, Kader dan Simpatisan Cukur Gundul

News | Kamis, 10 April 2014 | 20:45 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB