Akbar Tandjung Bantah Restui JK Jadi Cawapres Jokowi

Ardi Mandiri

Selasa, 15 April 2014 | 04:31 WIB
Akbar Tandjung Bantah Restui JK Jadi Cawapres Jokowi
Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Antara/Ekho Ardiyanto)

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung membantah telah merestui Jusuf Kalla menjadi cawapres untuk mendampingi Capres PDIP Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi.

"Kalau ada yang mengatakan saya merestui seseorang, sebutlah Jusuf Kalla sebagai cawapres mendampingi Jokowi, itu tidak benar. Saya bukan dalam kapasitas memberi restu," ujar Akbar Tandjung, Senin (14/4/2014), ketika dikonfirmasi wartawan mengenai informasi yang berkembang bahwa PDIP segera mengumumkan duet Jokowi-Jusuf Kalla (JK) karena JK sudah mendapat restu dari Akbar Tandjung.

Ketua DPR RI periode 1999-2004 ini mengatakan, dirinya tidak ada hubungannya dengan pencalonan JK, meskipun sama-sama kader Golkar dan sama-sama mantan Ketua Umum Partai Golkar.

"Sekali lagi, kewenangan untuk menentukan pendamping Jokowi ada di PDIP, terutama pada Megawati selaku Ketua Umum DPP PDIP dan tokoh yang paling dihormati dan disegani," tegas Akbar.

Sebelumnya, dalam keterangan pers di kediamannya di Jakarta, Minggu (13/4/2014) siang, Akbar Tandjung kembali menyatakan kesiapannya maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2014 apabila ada capres dari partai politik lain yang memintanya.

Dia pun menjelaskan, pengalaman panjang sebagai tokoh aktivis mahasiswa, Ketua Umum PB HMI, Menteri Pemuda dan Olahraga, Mensesneg serta komitmennya untuk membangun bangsa dan negara tidak diragukan lagi.

Dalam diskusi "Menakar Capres-Cawapres Jawa-Luar Jawa 2014" di Jakarta, Minggu (13/4/2014), Direktur Eksekutif Indo Strategi Andar Nubowo menilai di antara politisi senior Partai Golkar, Akbar Tandjung lebih tepat mendampingi Joko Widodo sebagai calon wakil presiden pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014.

"Akbar Tandjung meskipun berasal dari luar Jawa, memiliki kepribadian yang lembut seperti orang Jawa," kata Andar Nubowo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Jokowi: Pengumuman Cawapres Sudah Dekat

Jokowi: Pengumuman Cawapres Sudah Dekat

News | Selasa, 15 April 2014 | 00:12 WIB

 Jokowi Bantah Bahas Capres dalam Pertemuan dengan Dubes AS

Jokowi Bantah Bahas Capres dalam Pertemuan dengan Dubes AS

News | Senin, 14 April 2014 | 23:47 WIB

 Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pertemuan dengan Dubes AS

Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pertemuan dengan Dubes AS

News | Senin, 14 April 2014 | 23:34 WIB

 Megawati-Jokowi Bungkam Usai Bertemu Dubes AS

Megawati-Jokowi Bungkam Usai Bertemu Dubes AS

News | Senin, 14 April 2014 | 23:14 WIB

Suryadharma Ali Terancam Mosi Tidak Percaya

Suryadharma Ali Terancam Mosi Tidak Percaya

News | Senin, 14 April 2014 | 23:00 WIB

Jokowi-Megawati Gelar Pertemuan Tertutup dengan Dubes Amerika

Jokowi-Megawati Gelar Pertemuan Tertutup dengan Dubes Amerika

News | Selasa, 15 April 2014 | 04:05 WIB

Jokowi Dapat Oleh-oleh Buku dari Mahathir

Jokowi Dapat Oleh-oleh Buku dari Mahathir

News | Senin, 14 April 2014 | 20:29 WIB

Jadi Cawapres Jokowi, Puan: Masa sih?

Jadi Cawapres Jokowi, Puan: Masa sih?

News | Senin, 14 April 2014 | 19:34 WIB

Jokowi-Puan Bantah Saling Sikut

Jokowi-Puan Bantah Saling Sikut

News | Senin, 14 April 2014 | 18:44 WIB

Syarat Koalisi Gerindra: Tentukan Biaya Pilpres Bersama

Syarat Koalisi Gerindra: Tentukan Biaya Pilpres Bersama

News | Senin, 14 April 2014 | 18:36 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×