Tantowi: Tidak Semestinya Panglima TNI Meminta Maaf

Doddy Rosadi

Rabu, 16 April 2014 | 18:34 WIB
Tantowi: Tidak Semestinya Panglima TNI Meminta Maaf
Panglima TNI Jenderal Moeldoko. (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko dinilai telah mempermalukan bangsa Indonesia karena telah meminta maaf kepada Singapura terkait pemberian nama KRI Usman Harun. Anggota Komisi Pertahanan DPR dari Fraksi Golkar, Tantowi Yahya mengatakan, pemberian nama KRI merupakan wewenang pemerintah Indonesia.

Menurut Tantowi, Usman dan Harun adalah pahlawan Indonesia yang gugur dalam tugas ketika menjalankan perintah atasannya. Karena itu, mereka berdua dinobatkan sebagai pahlawan dan namanya diabadikan sebagai namal Kapal TNI Angkatan Laut.

“Itu memalukan, tidak semestinya Panglima TNI meminta maaf kepada Singapura. Karena pemberian nama kapal itu kan suka-suka kita. Mereka berdua kan bukan teroris, tetapi pahlawan yang tewas saat menjalankan tugas negara. Jadi seharusnya Panglima TNI tidak perlu menjadikan keberatan Singapura atas penamaan kapal itu untuk meminta maaf,” kata Tantowi kepada suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (16/4/2014).

Tantowi menambahkan, pemberian nama Usman Harun untuk salah satu kapal TNI Angkatan Laut juga sudah melalui proses panjang. Menurut dia, pemberian nama KRI Usman Harun juga tidak terjadi tiba-tiba dan bertujuan untuk menghormati jasa mereka berdua.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko meminta maaf kepada Singapura karena telah memberi nama Kapal Republik Indonesia Usman Harun. Nama itu diambil dari dua marinir yaitu  Usman Muhammad Ali dan Harun Said yang mengebom MacDonald House di Singapura pada 1965. Aksi itu dilakukan ketika Indonesia tengah berkonfrontasi dengan Singapura.

Moeldoko yang diwawancara Channelnewsasia mengatakan, Indonesia tidak ada niat buruk untuk menyakiti perasaan warga Singapura dengan menamakan KRI Usman Harun. Menurut dia, ini menjadi proses pembelajaran dan dia yakin hubungan antara Indonesia dengan Singapura akan semakin kuat di masa depan.

“Sekali lagi saya minta maaf. Kami tidak ada maksud buruk untuk mengungkap luka lama dan melukai perasaan warga Singapura. Tidak ada sama sekali. Sudah ada komunikasi antara dua pemimpin negara. Saya juga sudah bicara dengan Panglima Angkatan Bersenjata Singapura,” kata Moeldoko.

Meski meminta maaf, Moeldoko memastikan nama KRI tersebut akan tetap menggunakan nama Usman Harun. Kata Moeldoko, keputusan itu sudah diambil TNI pada Desember 2012 setelah melalui proses panjang. Moeldoko juga tidak menyangka pemberian nama KRI Usman Harun akan menimbulkan reaksi emosional dari warga Singapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polemik KRI Usman Harun, Panglima TNI Minta Maaf kepada Singapura

Polemik KRI Usman Harun, Panglima TNI Minta Maaf kepada Singapura

News | Rabu, 16 April 2014 | 17:36 WIB

JK: Kapal Usman Harun Tak Ganggu Hubungan Singapura - RI

JK: Kapal Usman Harun Tak Ganggu Hubungan Singapura - RI

News | Senin, 24 Februari 2014 | 04:33 WIB

KRI Usman Harun Dilarang Masuk Wilayah Singapura

KRI Usman Harun Dilarang Masuk Wilayah Singapura

News | Selasa, 18 Februari 2014 | 15:27 WIB

Soal KRI Usman Harun, Indonesia Tak Perlu Tanggapi Singapura

Soal KRI Usman Harun, Indonesia Tak Perlu Tanggapi Singapura

News | Senin, 10 Februari 2014 | 15:41 WIB

TNI Wait and See Soal Kerjasama Militer RI - Singapura

TNI Wait and See Soal Kerjasama Militer RI - Singapura

News | Senin, 10 Februari 2014 | 13:44 WIB

TNI Tak akan Ubah Nama KRI Usman Harun

TNI Tak akan Ubah Nama KRI Usman Harun

News | Senin, 10 Februari 2014 | 13:34 WIB

Tantowi Yahya: Pertahankan Nama KRI Usman Harun

Tantowi Yahya: Pertahankan Nama KRI Usman Harun

News | Minggu, 09 Februari 2014 | 12:47 WIB

Terkini

Jamur Kaca dan Bodi Mobil Ternyata Beda, Ini Cara Bersihkannya

Jamur Kaca dan Bodi Mobil Ternyata Beda, Ini Cara Bersihkannya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:35 WIB

7 Film Komedi Indonesia yang Bikin Ngakak, Cocok Ditonton Saat Suntuk

7 Film Komedi Indonesia yang Bikin Ngakak, Cocok Ditonton Saat Suntuk

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 13:35 WIB

Menkeu: Tidak ada Anggaran Khusus Sekolah Gratis, Pendidikan Terabaikan?

Menkeu: Tidak ada Anggaran Khusus Sekolah Gratis, Pendidikan Terabaikan?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:30 WIB

Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental

Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 13:30 WIB

Daftar Fasilitas Mewah Standar Apartemen yang Ditemukan Ombudsman di Lapas Cibinong

Daftar Fasilitas Mewah Standar Apartemen yang Ditemukan Ombudsman di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:29 WIB

Sunscreen Spray Wardah untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan Review Pembeli

Sunscreen Spray Wardah untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:26 WIB

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:25 WIB

Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK

Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:24 WIB

Rupiah Melemah Mendekati Rp18.000, Airlangga: Fluktuasi Itu Biasa

Rupiah Melemah Mendekati Rp18.000, Airlangga: Fluktuasi Itu Biasa

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:22 WIB

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:20 WIB

×