Perolehan Suara Melorot, Demokrat Tetap Jadi Barang Cantik

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 17 April 2014 | 17:39 WIB
Perolehan Suara Melorot, Demokrat Tetap Jadi Barang Cantik
Simpatisan Partai Demokrat pada saat kampanye.(Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Partai Demokrat masih percaya diri meski berdasarkan hitungan cepat Pileg lembaga survei, suara Demokrat melorot cuma sekitar sembilan sampai sepuluh persen saja.

Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada suara.com, Kamis (17/4/2014), mengaku Demokrat tetap dilamar banyak partai untuk berlaga di ajang Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Hampir semua partai, kecuali PDI Perjuangan. Sekarang itu semua harus berkoalisi biar lolos Pilpres,” terang Sutan.

Dia juga mengaku kalau realitas perolehan suara dari hasil hitung cepat sementara membuat Demokrat memilih pasif bergerak ketimbang aktif seperti dulu untuk memimpin koalisi.

“Sepuluh persen juga menentukan lah,” katanya percaya diri.

Meski demikian dia mengaku belum memastikan kebijakan partai jika nanti ikut berkoalisi atau menjadi oposisi di parlemen.

“Itu urusannya dewa-dewa di Demokrat,” ujarnya lagi.

Pada Pileg 2009 lalu, Demokrat sempat merajai kursi DPR dengan penghitungan suara nasional hingga 21 persen. Sejumlah pengamat mengira jatuhnya suara Demokrat karena kasus korupsi sejumah kadernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dino: Setelah Lengser, Masyarakat Tetap Apresiasi Era SBY

Dino: Setelah Lengser, Masyarakat Tetap Apresiasi Era SBY

News | Kamis, 17 April 2014 | 17:14 WIB

Sutan Bhatoegana Pasrah Jika Tidak Lolos ke DPR

Sutan Bhatoegana Pasrah Jika Tidak Lolos ke DPR

News | Kamis, 17 April 2014 | 17:10 WIB

Bupati Kutai Timur Diperiksa KPK Soal Izin Perusahaan Tambang Anas

Bupati Kutai Timur Diperiksa KPK Soal Izin Perusahaan Tambang Anas

News | Kamis, 17 April 2014 | 15:46 WIB

Di Facebook Jokowi Kalah dari Prabowo, Ical, dan Hary Tanoe

Di Facebook Jokowi Kalah dari Prabowo, Ical, dan Hary Tanoe

News | Kamis, 17 April 2014 | 14:43 WIB

Terkini

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:07 WIB

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:55 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB