Tuding Ada Kecurangan, Saksi PDI Perjuangan "Walk Out"

Arif Sodhiq

Sabtu, 26 April 2014 | 11:37 WIB
Tuding Ada Kecurangan, Saksi PDI Perjuangan "Walk Out"
Ilustrasi suasana di TPS pada Pemilu Legislatif 2014. (Antara/M Agung Rajasa)

Suara.com - Rekapitulasi suara di tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur diwarnai aksi "walk out". Saksi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan melakukan keluar ruangan saat proses rekapitulasi suara berlangsung.

"Kami tidak terima ada kejanggalan dalam prosedur waktu penghitungan suara untuk Kota Surabaya. Ada yang tidak wajar di sini," ujar Saksi PDI Perjuangan Didik Prasetiyono kepada wartawan di sela rekapitulasi, di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (26/4/2014) dini hari.

Menurut penelusuran yang dilakukan timnya, di 31 kecamatan di Surabaya terindikasi terjadi penggelembungan suara. Modusnya dengan pembesaran bilangan pembagi pemilih (BPP) yang menyebabkan partainya kehilangan 5 kursi.

"Kami sudah menghitung dan datanya valid, bahwa PDI Perjuangan Surabaya berhak atas 20 kursi di DPRD II, tapi nyatanya hanya 15 kursi," katanya dengan nada tinggi.

Selain itu, dalam sejarah pihaknya tidak pernah menemui adanya istilah pembetulan rekapitulasi penghitungan suara karena tidak ada dasarnya. Karena itulah pihaknya melayangkan tuntutan agar membuka semua kotak suara di 31 kecamatan, khusus surat suara berwarna biru (DPRD Kota), kemudian dilakukan penghitungan ulang.

"Artinya, PDI Perjuangan tidak menuntut penghitungan untuk kotak suara DPR RI, DPRD provinsi dan DPD RI. Hanya DPRD Kota Surabaya saja," tandas mantan komisioner KPU Jatim tersebut.

Sebelumnya KPU Surabaya memastikan tidak ada penggelembungan suara dan dugaan kecurangan dalam bentuk apapun. Ketua KPU Kota Surabaya Eko Waluyo kepada wartawan mengatakan, pihaknya meminta ada pembetulan rekapitulasi karena terdapat kesalahan pengisian formulir yang dilakukan PPS dan PPK.

"Karena itulah maka perlu ada pembetulan, bukan karena ada upaya penggelembungan suara," kata dia.

Dia mengungkapkan, jika ada penggelembungan suara, tidak mungkin surat suara sah yang dicoblos sama dengan jumlah suara sah pemllih di Surabaya.

"Karena tidak ada perintah untuk hitung ulang dengan buka kotak surat suara maka kami tidak akan melakukan itu," tambah Eko. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jabar Juga Jadi Dapil Neraka Caleg Terkenal

Jabar Juga Jadi Dapil Neraka Caleg Terkenal

News | Jum'at, 25 April 2014 | 21:24 WIB

Bagaimana Respon SBY Bila Presiden Baru Nanti Bukan yang Didukungnya?

Bagaimana Respon SBY Bila Presiden Baru Nanti Bukan yang Didukungnya?

News | Jum'at, 25 April 2014 | 18:07 WIB

Beredar Pesan Massal Ciri-Ciri Cawapres, Jokowi: Mendekati

Beredar Pesan Massal Ciri-Ciri Cawapres, Jokowi: Mendekati

News | Jum'at, 25 April 2014 | 18:04 WIB

Pesan Berantai Soal Kriteria Cawapres Jokowi Beredar

Pesan Berantai Soal Kriteria Cawapres Jokowi Beredar

News | Jum'at, 25 April 2014 | 17:59 WIB

Terkini

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×